oleh

Mirza Agam Gumay BK DPRD Jateng Akan Menjadi Bahan Masukan BK DPRD Jabar.

“Terkait tata tertib yang dipaparkan oleh BK DPRD Jateng dan menjadi bahan masukan bagi BK DPRD Jabar. Salah satunya, tata tertib yang mengatur kehadiran Anggota DPRD dalam Rapat Paripurna”

 

BANDUNG | BBCOM | Menjaga citra dan marwah Anggota DPRD merupakan tugas bersama. Fraksi serta Alat Kelengkapan Dewan (AKD) diharapkan turut mengawasi sikap dan perilaku Anggota DPRD.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jawa Barat  H. Mirza Agam Gumay, SMHk,, menurut Agam Gumay belum lama ini Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja ke Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Agam mengatakan, dalam kunjungan tersebut terdapat sejumlah hal menarik terkait tata tertib yang dipaparkan oleh BK DPRD Jateng dan menjadi bahan masukan bagi BK DPRD Jabar. Salah satunya, tata tertib yang mengatur kehadiran Anggota DPRD dalam Rapat Paripurna.

Raker BK DPRD Jabar dengan BK DPRD Jateng (foto istimewa)

“Jika ada anggota dewan yang tidak hadir di dalam Rapat Paripurna, maka akan langsung disebutkan namanya. Itu diatur dalam tata tertib, di kita (Jabar) masih diatur dalam kode etik, tentu di tata tertib DPRD Jabar belum ada unsur yg mengatakan jika ada anggota yang tidak hadir dalam rapat paripurna namanya disebutkan baru di jumlah saja” katanya (1/4/2021)

Kemudian hal menarik lainnya, terkait jenjang atau proses dalam penyelesaian permasalahan Anggota DPRD Jateng dimulai dari tingkat AKD atau Fraksi kemudian masuk ranah Badan Kehormatan.

“Di Jawa Tengah memang belum pernah ada yang memanggil anggota yang bermasalah, karena mereka mempunyai jenjang”ujarnya.

Sementara itu, sebagai informasi dan mengingatkan masyarakat, bahwa BK DPRD Jabar, beberapa bulan lalu telah memproses 4 anggota DPRD Jabar yang diduga melakukan pelanggaran kode etik dan/atau peraturan tata tertib DPRD Jabar. (adikarya/dd).

BACA JUGA  Herman Sutrisno Sosialisasikan Tata Pengajuan Hibah dan Bansos Melalui Online

Komentar