oleh

Makin Meledak-ledak! India Cetak Rekor 400 Ribu Lebih Kasus Harian COVID-19

PALEMBANG | BBCOM | Terjangan ‘tsunami’ COVID-19 di India makin menjadi-jadi, rekor terkini 401.993 kasus baru dicatatkan pada Sabtu (1/5/2021). Rekor ini pecah setelah 10 hari berturut-turut angkanya ada di kisaran 300 ribu.

Dikutip dari Reuters, jumlah kematian pada hari tersebut tercatat 3.523 kasus sehingga totalnya menjadi 211.853 kasus.
Akibat ledakan5 kasus COVID-19 pada gelombang kedua pandemi di India, rumah sakit mulai kewalahan. Obat-obatan serta suplai oksigen makin langka dan jadi rebutan.

Kelangkaan oksigen juga dialami Batra Hospital di New Delhi. Media lokal melaporkan 8 orang termasuk seorang dokter meninggal setelah rumah sakit ini kehabisan oksigen.

BACA JUGA  Miris, Ibu Muda Ini Tega Aborsi dan Buang Janin Bayi di Toilet Mal

Sementara itu, stok vaksin COVID-19 juga mengalami penurunan sehingga antrean terjadi di mana-mana.

Saat dipinta keterangannya Minggu 02/05/2021 Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengajak Masyarakat Sumsel senantiasa Hati hati dan tetap Waspada serta meningkatkan Penerapan Prokes rajin mencuci tangan dengan sabun,menjaga jarak,memakai masker,jangan berkerumun dalam aktifitas sehari hari atau dalam melaksanakan ibadah,serta tunda dulu niat kita mau Pulang Kampung atau Mudik,ucap Supriadi

Kadang kita mungkin merasa Pulang kampung dilarang sedih,marah,kesal,gerutu, karena sudah siap siap ,mau senang senang kumpul kumpul ,sanjo sanjo ,makan makan,Silahturrahmi salam salaman,selfi padahal kampung itu sementara dan akan hancur, ucap Supriadi

BACA JUGA  Simpan Sabu Dirumah, Septa Puasa di Dalam Penjara

Pulang kampung akhirat tidak pernah disiapkan,padahal itulah kampung asli kita kekal abadi,sholat tidak,puasa tidak, baca qur,an tidak,sadaqoh tidak,beramal tidak,salah paham apa salah kampung,mudah Mudahan Masyarakat kita ,keluarga kita sadar demi keselamatan kita semua dan jangan sampai Tsunami Covid 19 diIndia terjadi ditempat kita dan kita semua di beri Perlindungan dari Allah Amiiiin yrb tukas KBP Supriadi MM. (hms/dr)

Komentar