Lobang Bekas Galian SPAM Gambung Membahayakan Pengendara Bermotor

16 April 2020 / 20:24 WIB Dibaca sebanyak: 165 kali Tulis komentar

KAB BANDUNG | BBCOM | Proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gambung di Kabupaten Bandung dari pemerintah pusat yang rampung tahun 2019, Kini menyisakan lobang yang cukup dalam dan membahayakan bagi pengguna jalan, Baik roda 4 atau roda 2, Apalagi menjelang malam dengan minimnya penerangan (Pju) membuat para pengguna jalan harus ektra hati hati apabila menyisir kearah pinggir jalan mulai dari arah pertigaan Gambung jalan raya Ciwidey menuju Soreang dan status jalan tersebut adalah bagian pengelolaan dan perawatan jalan.

Proyek SPAM Gambung selesai pada tahun 2019, kini menyisakan lobang besar dengan diameter lebar sekitar 30 cm sampai 70 cm dengan kedalaman lobang sekitar 10 cm sampai 20 cm.

Banyak warga sekitar lobang yang mengeluhkan kondisi tersebut, Dan berharap pihak terkait untuk meninjau dan memperbaiki jalan bekas galian SPAM gambung diperbaiki, karena sangat membahayakan pengguna jalan raya. Apalagi dimusim penghujan lobang bekas galian SPAM gambung tidak nampak, Hal inilah yang harus diwaspadai dan diperhatikan pihak PDAM Tirta Raharja dan pihak PT yang mengerjakannya.

Selain sebagai sarana untuk meningkatkan akses air bersih, kawasan di sekitar SPAM Gambung juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam. Oleh karena itu, perbaikan infrastruktur ke kawasan itu harus segera dilakukan secepatnya.

” Kami sebagai warga masyarakat sekitar lokasi lubang lobang pinggir jalan bekas galian SPAM Gambung berharap untuk segera diperbaiki oleh pihak terkait, dan kami hanya mengingatkan bahwa proyek tersebut menggunakan anggaran cukup besar dan termasuk biaya perawatannya, SPAM Gambung sendiri merupakan aset atau fasilitas yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta dibangun dengan anggaran cukup besar dari APBN dan APBD Kabupaten Bandung.”

Manajer Junior Humas Perumda Air Minum Tirta Raharja, Sri Hartati, melalui Harry Faisal, Menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek memang betul telah rampung dan selanjutnya untuk perawatan sudah di limpahkan ke pihak PUTR Kabupaten Bandung, jadi kalau masyarakat mengeluhkan hal itu memang wajar dan juga kondisi jalan berlobang bekas galian SPAM Gambung setelah selesai tetap diawasi, hanya pelaksanaannya saja yang belum, bukan berarti dibiarkan.” Jelasnya

Lanjut, Sri Hartati melalui Harry Faisal, pihak PDAM Tirta Raharja sudah ada kordinasi dengan pihak PUTR Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu, dan membahas terkait pelimpahan perawatan jalan raya Ciwidey-Soreang, Dan pihak PUTR kab.Bandung akan secepatnya mebgerjakan perawatan jalan raya yang berlobang dalam waktu dekat ini, karena mengingat jalan tersebut adalah jalan menuju kawasan Destinasi Wisata.” Paparnya.  (*R)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Dandim 0624 Tinjau TMMD Tingkat Nasional dan Sosialisasi Pencegahan Virus Covid 19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *