oleh

KPU & IPSI Sosialialisasi Pilkada lewat Leeta Drama Kolosal Jawara Paseuk Nagara

BANJAR BBCom – KPU kota Banjar kembali menggelar Sosialusasi Pilkada Serentak tahun 2018, kali ini dengan menggelar Drama Kolosal persembahan dari IPSI bertema Jawara Paseuk Nagara, Sabtu (7/4) bertempat di Lapang Bhakti kota Banjar,Jawa Barat.

Dalam Sambutannya ketu KPU Kota Banjar, Dani Danial Muklis mengemukakan arti filosofis dari terminologi Jawara Paseuk Nagara.,Dia memaknai bahwa Jawara bukan hanya memiliki kemampuan dalam teknis bela diri saja, tetapi Jawara sesungguhnya secara terminologi memiliki nilai makna filosofis. Jawara merupakan akronim dari Jalma nu Jagjag Waruga jeung Rasana ,jenung Jalma nu Ngajaga Waro’ana.

Didalam Jawara Paseuk Nagara ada dua esnsi dari makna sebenar nya, yakni menggambarkan dari keluhungan seorang manusia yang secara utuh,istilah orang tua Sunda dahulu Jawara itu Jalma anu Masagi. Sabab jalma nu geus masagi dalam arti bahwa Jawara itu adalah manusia yang sudah memiliki keseimbangan.

BACA JUGA  KPU Gelar Rapat Koordinasi tentang Iklan Kampanye Pasangan Calon

“Dalam konteks penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 KPU merasa penting untuk bisa bekerjasama dengan para Jawara, ketelibatan dalam Paseuk Jawara dalam pilkada kali ini bisa diaplikasikan dalam tiga terminologi tadi,” sebut Danial.

Paseuk itu sendiri memiliki arti menanam, maka seorang jawara Jawara harus menanamkan nilai-nilai demokrasi dengan cara mensosialisasikan agenda besar Pilkada ke pada masyarakat.

BACA JUGA  Warga Keluhkan Pasien Klinik Parkir Dibahu Jalan Sebabkan Kemacetan.

Paseuk juga memiliki arti lain menempel dan merekatkan, seorang Jawara memiliki fungsi sebagai stabilitator, harmonisasi dalam berdemokrasi, bermasyarakat, jawara juga harus ikut bersama dalam membangun kondusifitas keamanan Sehingga, Jawara Paseuk Nagara begitu penting sekali dalam keterlibatanya pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2018,” ucap dia. Danil kepada BBCom (johan)

Komentar