KAB. BANDUNG | BBCOM – Masa Persidangan III tahun 2025 – 2026, sebanyak 55 anggota DPRD Kabupaten Bandung melaksanakan reses serentak di berbagai dapilnya masing masing. Besok tgl. 22 Agustus 2026 adalah hari akhir kegiatan reses yang telah berjalan dari tgl. 19 Agustus 2026.
Selama itu, para anggota DPRD Kabupaten Bandung, selain menemui konstituen, juga telah meyerap beragam aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yang nantinya akan dijadikan program prioritas pembangunan daerah pada tahun anggaran 2027. Berbagai usulan dari mulai infrastruktur, keberadaan rumah tidak layak huni yang patut mendapat perbaikan, penerangan jalan umum, fasilitas air bersih, soal persampahan, kesempatan kerja, merupakan beberapa usulan yang muncul di mayarakat.
Usulan usulan itu sudah pasti nantinya tidak akan terhenti sebatas di meja kerja, tetapi akan menjadi perjuangan ke 55 anggota DPR Kabupaten Bandung untuk merealisasikannya sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Selama kegiatan reses di bebagai dapil yang dikunjungi oleh para anggota DPRD Kabupaten Bandung, berdasarkan pantauan lapangan, senantiasa dihadiri oleh masyarakat yang antusias menyampaikan aspirasinya. Hal ini membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap para anggota DPRD Kabupaten Bandung cukup tinggi. Sudah tentu masyarakat berharap aspirasi dan usulannya akan benar benar bisa terealisasi pada tahun anggaran 2027.
Paka kegiatan reses masa persidangan III tahun 2025-2026 ini telah dibagi 7 wilayah dapil DPRD Kabupaten bandung yaitu :
Dapil 1 : Kecamatan Soreang, Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, Cangkuang, Kutawaringin
Dapil 2 : Kecamatan Katapang, Margaasih, Margahayu,
Dapil 3 : Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Cileunyi
Dapil 4 : Kecamatan Rancaekek, Nagreg, Solokan Jeruk
Dapil 5 : Kecamaan Majalaya, Paseh, Ibun, Solokan Jeruk
Dapil 6 : Kecamatan Ciparay, Pacet, Kertasari, Baleendah
Dapil 7 : Kecamatan Cimenyan, Ciengkrang, Bojongsoang/Paseh/sekitarnya
Masyarakat di masing masing Dapil yang dikunjungi oleh para anggota DPRD Kabupaen Bandung tentu sangat beragam. Yang pasti dari pantauan lapangan masyarakat menginginkan para anggota DPRD benar benar memperjuangkannya dengan sungguh sungguh, dan anggota DPRD Kabupaten Bandung tampaknya berkomitmen untuk memperjuangkannya menjadi program pembangunan daerah pada tahun anggaran 2027. (Teddy)















