KABUPATEN BANDUNG | BBCOM – Beberapa waktu lalu berkaitan dengan pelaksanaan ground breaking Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir (TPPAS) Legok Nangka, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung Dr. M. Akhiri Haikuki, M.Si, memberikan tanggapannya. Intinya Hailuki menyambut positif dan dia berharap TPPAS Legok Nangka nantiya akan menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah sampah yang selama ini menjadi beban Kabupaten Bandung.
Dikatakannya, pelaksanaan ground breaking TPPAS Legok Nangka diharapkan nantinya bisa selesai tepat waktu dan bisa beroperasi tahun depan. “TPPAS Legok Nangka nantinya diharapkan bisa mengakomodir kurang lebih 450 ton sampah per hari dari Kabupaten Bandung, dan ini akan sangat signifikan mengurangi beban sampah di Kabupaten Bandung. Kita juga mendorong agar TPS Cicukang bisa optimal mengelola sampah yang kurang lebih mencapai 500 ton per hari. Dengan demikian maka hampir 1000 ton sampah akan tertanggulangi,” paparnya.
“Kemudian TPS TPS yang ada di desa desa dan kecamatan kecamatan yang mencapai kurang lebih 800 ton per hari juga bisa dioptimalkan pengelolaannya sehingga persoalan sampah di Kabupaten Bandung bisa tertangani dengan baik,” ujar Hailuki.
Disadari oleh Hailuki bahwa dengan adanya TPPAS Legok Nangka, maka tantangan ke depan berada di Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait yang harus bisa mengoptimalkan pengangkutannya. Sebanyak 400 hingga 500 ton sampah per hari harus bisa diangkut ke TPPAS Legok Nangka. “Kesiapan Dinas Lingkungan Hidup dan instansi terkait harus bisa stabil dalam melakukan pengangkutan sampah. Jangan sampai nantinya TPPASLegok Nangka sudah siap, tetapi volume sampah masih banyak yang belum bisa terangkut,” tandas Hailuki.
Untuk itu, tegasnya, kesiapan armada pengangkutan, kesiapan sumber daya manusia harus sudah disiapkan. Dengan demikian TPPAS Legok Nangka benar benar menjadi solusi dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Bandung.
Masih dalam kaitan ground breaking TPPAS Legok Nangka, Baru baru ini Hailuki mengeluarkan postingan dalam bentuk BEWARA. Ia optimis TPPAS Legok Nangka menjadi solusi baru penanganan sampah di Kabupaten Bandung. TPPAS Legok Nangka diporoyeksikan mampu mengolah 450 ton sampah per hari. Jika diambah optimalisasi TPS Cicukang, maka hampir 1000 ton sampah harian akan tertangani.
“Saya berharap pembangunan TPPAS Legok Nangka selesai tepat waktu dan mulai beroperasi pada 2029 sehingga manfaatnya bisa dirakan oleh masyarakat. Saya minta Dinas Lingkungan Hidup mempersiapkan operasioal sejak dini baik menyangkut armada maupunSDM agar TPPAS Legok Nangka dapat dimanfaatkan secara maksimal,”
Hailuki juga mengatakan, TPPAS Legok Nangka harus didukung pengiatan TPS3R agar penanganan sampah berjalan terpadu dan berkelanjutan. (Teddy/Dbs)















