Kapolsek Ciparay Pantau Penyaluran BLT-DD Terdampak Covid-19.

22 Mei 2020 / 16:18 WIB Dibaca sebanyak: 146 kali Tulis komentar

KAB.BANDUNG | BBCOM | Kapolsek Ciparay, Polresta Bandung, Polda Jaba AKP Suyatno S.Pd melakukan pemantauan langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa(BLT-DD).

Hal tersebut terbukti ketika BBCOM melakukan tugas liputannya ke- Desa Gunungletik,Kecamatan Ciparay,Kabupaten Bandung.

Tampak terlihat Kapolsek Ciparay
AKP Suyatno dan Kepala Desa Gunungletik Agus Hamdani sedang memberikan BLT secara simbolis pada warga KPM yang terdampak covid-19 diwakili oleh Ened warga kp.liosari, Rt O 3 Rw O6 desa gunungletik di Geung kantor desa gunungletik,Jumat (22/5/2020)

Disela kesibukannya AKP.Suyatno menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan dalam penyaluran BLT-DD di desa gunungletik dan secara umum se- Kecamatan ciparay. Untuk hari ini ada dua desa yang kami pantau yakni, desa gunungletik dan desa cipara.

“Adapun hasil kroscek di desa gunungletik, emang betul warga KPM yang menerima BLT-DD tidak menerima bantuan lain baik dari pemerintah kabupaten maupun dari provinsi,”jelasnya.

Suyatno juga menghimbau, untuk penyaluran ini berjalan lancar dan warga tidak ada kesalah pahaman yang nantinya terjadi perselisihan dan gangguan kantibmas khususnya di wilayah kecamatan ciparay.

BACA JUGA  Ketua P2KD Targetkan 85 % Partisipasi dan Kehadiran Hak Pilih Desa Ciheulang

Suyatno juga berharap, pada warga KPM yang menerima BLT agar dipergunakan dengan peruntukannya yaitu untuk sembakako. “Dana BLT bukan untuk membeli pakian” yang mana 2 hari menjelang lebaran toko-toko pakian sudah marak jangan sampai penerima BLT ikut nganteri membeli pakian nanti akan menimbulkan kerawanan adanya copet dan himbauan pemerintah kita tidak boleh berkerumun yang akhirnya terjadi pelanggaran setelah penyaluran bantuan BLT ini,” pungkas Kapolsek Ciparay itu.

Ditempat yang sama Kepala Desa Gunungletik Agus Hamdani juga menjelaskan, pada hari ini kami telah menyalurkan dana BLT-DD terdampak covid-19 pada 145 KPM 30% dari anggaran Rp 800,85,448 diterima.Hal tersebut sesuai dengan Permendes No. 6 tahun 2020 dimana setiap desa wajib menyisihkan anggaran untuk penanganan covid-19, salah satunya bantuan tunai untuk warga kurang mampuh yang kena dampak,”jelasnya.

BACA JUGA  Satgas Citarum Harum Sektor VII Terus Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir

KPM yang menerima bantuan langsung ini menurut Agus, yang kami prioritaskan warga manula dan buruh yang sudah tidak punya kerjaan, tapi semua itu yang non PKH, non BPNT, tidak menerima sembako Gubernur dan tidak menerima sembako Kabupaten.
Adapun dalam pendataan sesuai data dari bawah yaitu Rt dan Rw.

“Jadi Alhamdulilah tidak akan ada yang tumpang tindih dalam menerima bantuan tersebut dan tidak akan ada perselisihan dalam penyalurannta,”tuturnya.

Agus Hamdani berharap, sesuai yang di katakan Kapolsek Ciparay pada KPM warga desa kami yang menerima BLT agar tidak diperuntukan untuk beli pakian. tapi bantuan dana tersebut untuk membeli sembako.

Agus juga berharap, semoga bantuan BLT ini bermaanfaat dan warga masyarakat yang tadiknya ekonominya lemah.
“Mudah-mudahan bisa meningkat dan sejahtera.

selain itu wabah covid-19 dimuka bumi ini khusnya yang melanda negara kita lekas berakhir,”pungkas kades gunungletik.*US*

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *