KOTA CIREBON | BBCOM – Dalam upaya memperkuat ekosistem investasi yang inklusif dan mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cirebon melalui Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Japfa Comfeed Indonesia.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menjalin komunikasi dan menggali peluang kemitraan antara perusahaan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon. PT Japfa Comfeed Indonesia merupakan salah satu perusahaan agro-food terintegrasi terbesar di Indonesia yang bergerak di bidang pakan ternak, pembibitan, peternakan, hingga pengolahan hasil pangan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat melibatkan UMKM lokal sebagai bagian dari rantai pasok perusahaan. Salah satu fokus pembahasan adalah identifikasi komoditas dan kebutuhan yang secara rutin digunakan oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia, sehingga dapat menjadi peluang usaha bagi para pelaku UMKM dan pemasok lokal.
Selain itu, diskusi juga mencakup potensi pengembangan kemitraan yang saling menguntungkan, peningkatan kualitas produk UMKM agar sesuai dengan standar industri, serta upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan di Kota Cirebon.
Melalui kegiatan ini, DPMPTSP Kota Cirebon berharap dapat menjadi fasilitator yang menjembatani kebutuhan dunia usaha dengan potensi yang dimiliki oleh UMKM daerah. Sinergi antara perusahaan besar dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di Kota Cirebon.
Kepala Bidang Pengembangan Iklim Investasi Penanaman Modal DPMPTSP Kota Cirebon, Uni Wahyuni, S.Kep.Ners.M.H, menyampaikan bahwa kolaborasi antara investor dan UMKM merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan adanya kemitraan yang kuat, diharapkan manfaat investasi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya perekonomian daerah yang semakin maju dan berdaya saing.”tuturnya.(bud)















