Kabid PKLK Disdik Jabar H. Nanang Nurwasid S.Pd, Bangga dan Apresiasi Guru SLB Raih Prestasi

5 November 2019 / 20:08 WIB Dibaca sebanyak: 300 kali Tulis komentar

BANDUNG | BBCOM | Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memberikan penghargaan kepada dua guru berprestasi yang berhasil membuat inovasi dan perubahan bagi dunia pendidikan. Apresiasi tersebut diberikan kepada Adistyana Pitaloka, guru SLB Negeri Subang yang meraih juara I Anugerah Pemuda Pelopor Bidang Pendidikan Tingkat Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta pada 28 Oktober 2019.

Adistyana berhasil menciptakan Kamus Kode Menari Anak Disabilitas.
Satu lagi kepada guru SLBN Cinta Asih Kabupaten Bandung, Dini Handayani yang menyabet juara I Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2019 Tingkat Provinsi melalui inovasi “Indonesian Deaf and Blind Communication System”, mewakili Disdik Jabar di Youth Center pada 28 Oktober 2019.

Kabid PKLK Disdik Jabar H. Nanang Nurwasid S.Pd, mengaku bangga atas prestasi yang diraih kedua guru berprestasi tersebut.

“Semoga, penghargaan ini semakin membangkitkan semangat serta memotivasi guru lain agar terus berinovasi demi kemajuan pendidikan,” ujar Kabid PKLK Disdik Jabar H. Nanang Nurwasid S.Pd, di Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Senin (4/11/2019).

Menurutnya, penghargaan ini bukanlah sesuatu yang harus diraih. “Ini hanya buah dari kerja keras yang telah dilakukan para guru,” ucapnya.

Pak Guru ini berharap, kepada semua tenaga pendidik Disdik Jabar bisa menjadi juara seperti kedua guru berprestasi tersebut. Sehingga, mampu menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat luas.

Adistyana Pitaloka, guru berprestasi ini sangat bersyukur dan bangga. Ia juga memotivasi tenaga pendidik/guru lain agar terus berprestasi dan memberikan inovasi terbaru.

“Alhamdulillah, saya bangga sekali dan sangat bersyukur atas pencapaian ini. Saya senang bisa mengharumkan pendidikan luar biasa dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Jawa Barat,” ucapnya bangga.

Ia juga berharap dapat menginspirasi dan memberi dampak pada proses pendidikan yang ada di Jawa Barat. “Semoga, ke depan bermunculan guru-guru SLB berpotensi dan bisa bersaing hingga tingkat nasional,” harapnya. (dnd)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *