Jalan Menuju Perumahan Cikahuripan Dicemari Tumpukan Sampah

21 Februari 2020 / 21:58 WIB Dibaca sebanyak: 283 kali Tulis komentar

Ciparay-Kab.Bandung | BBCOM.-Jalan yang menuju Komplek Perumahan Cikahuripan  Rw 16, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, penuh dengan tumpukan sampah .
Hal tersebut terbukti ketika media ini melakukan tugas liputannya  ke Desa Ciheulang melewati jalan perbatasan Rw 15 dan 16 Jumat sore  (21/2) . Tampak terlihat tumpukan sampah dan  bau meyengat.

 

Ketika diminta tanggapan tentang adanya tumpukan sampah.Kepala desa Ciheulang Rubby Nur Habibi dikantornya mengatakan, untuk penangulangan sampah sebetulnya pihak  pemerintah desa sudah menganjurkan tentang rarangan buang sampah melalui surat ke Rw-Rw harus menjaga kebersihan, ketertiban dan keamanan lingkungan. Semua harus dilaksanakan oleh para Rw, akan tetapi harap maklum . “Namaya sumber daya manusia kadang-kadang berbeda, tingkat pemahaman masyarakat sendiri pun berbeda.”Akan tetapi, kami mohon ijin karena sayah hampir 2 bulan ini baru  menjabat. “Jadi, sambil mevaluasi, kita tidak menyalahkan siapapun. “Akan tetapi, kita tinggal mencermin diri saja bagai mana cara membuang sampah,” katanya.

BACA JUGA  Ridwan Kamil Saksikan KCJB Berhasil Tembus Tunnel Walini

Rubby menambahkan, dengan adanya hal tersebut kerena sumber daya manusia  masyarakat masih terbatas bagaimana efek   pembuangan sampah seperti apa, keaslian kelestarian lingkungan pun tidak elok terlihatnya jika sampah kalau sampah berserakan.
Untuk pencegahan Insya Allah kami akan bersurat ke Rw 16 terkait persoalan pembuangan sampah jangan sampai terulang kembali . “Kita akan tanggapi dan pemerintah desa akan turun,” tambahnya.

Rubby Nur Habibi melanjutkan, sebetulnya kami sangat aneh lebih tau media bahwa di situ ada pembuangan sampah.”Padahal disitu juga, ada tempat pembuangan sampah TPS 3 R itu sudah jelas disitu.”Karena dengan jumlah penduduk desa ciheulang cukup banyak sekitar 21 ribu jiwa dengan jumlah KK kurang lebih 4500, ini yang jadi persoalan.”Karena kami baru masuk di tatanan pemerintah baru 2 bulan ini, insya allah kedepan kita bersama-sama dengan masyarakat,   tokoh masyarakat serta tokoh agama dan semuanya .”Karena, agama sudah melarang jauh-jauh hari
bahwa kebersihan itu sebagian dari iman,”lanjutnya.

BACA JUGA  Perizinan Tambang di Bogor Barat Akan di Registrasi Ulang

Karena Masyarakat Desa Ciheulang merupakan daerah berbasis religious  banyak pasantrennya, mari kita sama-sama mengutip hadis tersebut kebersihan itu sebagian dari iman,  bahwa  yang buang sampah itu kurang imannya. Untuk  itu mari kita bersama-sama bersatu dalam upaya
melestarikan lingkungan sehingga, terhindar dari sampah yang berserakan,”ujarnya.

Masih menurut Rubby, untuk penanganan masalah sampah meskipun kami baru menjabat, kami juga  tidak tinggal diam itu merupakan PR bersama.Pemerintah desa sudah merencanakan dan sudah masuk dalam RPJMDES untuk menambah TPS 3 R karena,1 TPS tidak akan cukup dengan jumlah penduduk 21 ribu  jiwa. “Jadi , pemerintah desa membeli tanah sekitar 100 tumbak atau 1400 meter persegi  sepertinya cukup untuk menampung sampah 1 desa,” pungkas Rbby Nur Habibi.(Us)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *