oleh

IRT di Pemulutan OI Bacok Pria Paruh Baya Hingga Jari Korban Putus

INDRALAYA | BBCOM |  Setelah terlibat adu mulut dengan tetangganya sendiri, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, membacok seorang pria hingga luka-luka.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (5/6/2021) petang pukul 16.00.

Tersangka pembacokan bernama Rohaya (47 tahun) sedang membersihkan rumput menggunakan parang di area persawahan Desa Babatan Saudagar.

Sisa rumput tebasan dibuang tersangka ke area sawah milik korban bernama Saroni (57 tahun).

“Rupanya, korban melihat tersangka buang sisa rumput ke lahan sawah miliknya. Korban tidak berkenan,” kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kapolsek Pemulutan, Iptu Iklil Alanuari, Minggu (6/6/2021).

Korban yang sedang berada di rumah tak jauh dari area persawahan tersebut lalu mendatangi tersangka.

Terjadilah cekcok antara keduanya hingga tersangka menebaskan parang beberapa kali ke tubuh korban.

“Akibat tebasan parang tersebut, korban mengalami luka di dada kiri, telinga, jari jempol. Bahkan jari telunjuk kiri korban putus,” ungkap Iklil.

BACA JUGA  Patroli Malam Sat Resnarkoba Polres Majalengka Kembali Amankan Miras

Warga yang menyaksikan peristiwa tersebut lalu melerai keduanya dan tersangka pulang ke rumahnya.

Sementara korban yang dalam kondisi berdarah-darah itu, dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Korban pembacokan saat ini masih dirawat di Puskesmas,” ujar Iklil.

Malamnya, polisi yang mendapat laporan penganiayaan ini langsung mengamankan tersangka di kediamannya di Dusun I Desa Babatan Saudagar.

Menurut Iklil, tersangka tak berkutik dan mengakui perbuatannya saat diamankan.

Dari tangan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sebilah parang untuk membacok korban.

“Tersangka kini diamankan untuk diproses lebih lanjut,” tegas Iklil.

Sementara tersangka mengaku khilaf saat membacok korban menggunakan parang yang sedang digenggamnya itu.

“Emosi. Khilaf karena dia (korban) marah-marah, langsung reflek (membacok korban). Tidak sengaja,” kata tersangka.(Hms)

Komentar