oleh

Iriawan Menilai SMKN 1 Cidaun Cukup Mumpuni Siapkan Siswa/Siswi Bidang Kelautan

CIANJUR BBCom – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat  Mochammad Iriawan mengatakan siswa lulusan SMKN 1 Cidaun tak perlu khawatir ketika akan mencari kerja. Sebab, belum banyak masyarakat yang memiliki keahlian khususnya bidang kelautan. Ditambah perusahaan swasta maupun pemerintah masih banyak membutuhkan SDM bidang kelautan.

“Mereka bisa langsung bekerja karena kejuruan mereka sudah menguasai,” kata Iriawan saat menijau SMKN 1 Cidaun, Kabupaten Cianjur, Kamis malam (2/8/2018).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara peninjauan ke Jabar bagian Selatan untuk melihat dan mendengar langsung keluhan masyarakat.

Iriawan menilai SMKN 1 Cidaun yang fokus vokasionalnya kelautan ini sudah cukup mumpuni untuk menyiapkan siswa-siswi dalam bidang kelautan.

“Saya pikir cukup bagus sekolah kejuruaan ini, dalam pembelajaran juga mereka cukup menguasai ada praktek membuat makanan dari olahan ikan, lalu administrasi dan hal lainnya,” ungkapnya.

BACA JUGA  Menghadapi PPDB 2018 Disdik Jabar Sudah Siapkan Pergub

Untuk itu, lanjut Iriawan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat akan berusaha untuk memfasilitasi tempat pelatihan dan sertifikasi bidang kelautan bagi para siswa. Pasalnya, selama ini mereka mengikuti praktik sertifikasi kelautan di Provinsi Bali yang perlu biaya besar dan jarak tempuh jauh.

Sekolah kelautan ini memang menjadi salah satu SMKN unggulan di Jabar. Sekolah berbasis potensi daerah ini sejak berdirinya tahun 2003 kini telah meluluskan 12 angkatan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2015 lalu bahkan telah menetapkannya sebagai sekolah rujukan.

SMKN 1 Cidaun sendiri memiliki lima jurusan yaitu Nautika Kapal Penangkap Ikan, Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Perikanan, Administrasi Perkantoran, serta Teknologi Komputer dan Jaringan.

BACA JUGA  "Jaga Gengsi" Ortu Siswa Paksakan Kehendak Agar Anaknya Masuk Sekolah Negeri

Selain itu, pihaknya akan segera mengkaji dengan dinas terkait agar segera bisa merealisasikan keinginan para siswa SMKN 1 Cidaun itu.

“Terkait sarana pelatihan, dimana mereka biasa diberi pelatihan di kawasan Teluk Benoa Bali, tapi mereka ingin ada di fasilitasi disini, karena kalau ke Benoa biayanya tinggi dan waktu tidak efisien,” ucapnya.

Selain SMKN 1 Cidaun, pihaknya juga berencana untuk meninjau sekolah kelautan lainnya di Jabar, salah satunya yaitu di SMKN 1 Mundu Kota Cirebon. “Ada juga di Cirebon saya akan lihat juga beberapa tempat SMK kelautan apa yang bisa kita bantu untuk bisa meningkatkan keahlian,” pungkasnya. (hms/red)

 

Komentar