Ini yang dilakukan Petugas Cegah Covid -19, Di Perbatasan Banjaranyar- Banjarsari.

28 April 2020 / 21:14 WIB Dibaca sebanyak: 904 kali Tulis komentar

Gugus tugas Covid -19 Desa Cikaso bersama Kapus Banjaranyar (photo Gezul/ Hendra)

CIAMIS | BBCOM |Pihak Gugus tugas Covid -19 Desa Cikaso melakukan upaya tegas dan langkah persuasif terhadap para pedagang makanan takjil puasa,di Prapatan Ampera Desa Cikaso Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis.

Hal ini di lakukan demi mencegah Covid -19 di wilayah kecamatan Banjaranyar,mengingat kecamatan tersebut berdampingan dengan kecamatan Banjarsari yang kini telah berstatus zona merah.

Gugus tugas Covid -19 yang di wakili
Bhabinkamtibmas Desa Cikaso, Bripka Noor Hasan Arief Budiman dari Polsek Banjarsari,ketika di konfirmasi selasa (28/04/2020)menuturkan kepada awak media.

“Hari kemarin kami mendapatkan laporan,di mana ada kerumunan warga di wilayah perbatasan yang cukup banyak,maka kami turun kelapangan untuk melakukan himbauan kepada warga” ujarnya.

“Kami tidak mau di anggap pihak pemerintah Desa hanya tinggal diam saja,kesannya tidak ada upaya sama sekali,menyikapi pembatasan social distancing terhadap masyarakat” tuturnya,Selasa (28/04/2020)

“kami melakukan upaya sosialisi kepada para pedagang dan himbauan terhadap masyarakat agar hindari kerumunan”

Terkait para pedagang, pihaknya juga telah memberi saran agar menghentikan dulu kegiatan berjualan selama Covid -19 di tempat umum, yang sifatnya dapat menimbulkan kerumunan warga.

Di sela sela kegiatan tersebut,Ketua harian Gugus tugas percepatan penanganan Covid -19 Banjaranyar Ari Angga Rianto.S.kep,Ners. menyempatkan diri datang kelokasi.

Ari menuturkan ” di setiap perbatasan dan akses pintu masuk, kami akan mengambil langkah tegas kepada warga yang melintas untuk mewajibkan menggunakan masker.

“Saya prihatin,kurang sadarnya warga masyarakat yang melintas masih ada yang tidak menggunakan masker “ujarnya.

Tidak mengindahkan intruksi pemerintah tentang di wajibkan nya kepada seluruh warga apabila keluar rumah harus pakai masker.

Masih kata Ari, kami akan berkoordinasi dengan Muspika Banjaranyar terkait ketegasan terhadap warga yang melintas, untuk mengindahkan himbauan pemerintah
tentang di wajibkannya kepada warga apabila keluar rumah harus menggunakan masker.

“Juga akan kami agendakan prihal di setiap pintu masuk ke wilayah kami agar di bentuk segara posko Covid -19 yang berjaga di sore hari dari pukul 16.oo sampai 18.oo Wib.selama bulan suci ramadan ini”

Untuk di ketahui sementara ini akses pintu masuk ke wilayah Banjaranyar di perkirakan ada enam titik yang patut di jaga ketat,
terutama di sore hari mengingat masih banyak warga yang ngabuburit tidak menggunakan masker.(Gezul/Hendra)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Agun Bakar Sosialisasi 4 Pilar Semangat Nasionalis Kepada Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *