Ineu Pantau Pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Jatinangor

11 April 2018 / 11:42 WIB Dibaca sebanyak: 572 kali Tulis komentar

JATINANGOR BBCom- Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengatakan hari kedua pelaksanaan Unjian Nasional Berbasis Komputer di seluruh wilayah Jawa Barat berjalan lancar dan belum ada hambatan yang berarti yang dapat menggunggu terhambatnya pelaksaan UNBK SMA di Jabar.

Menurut Ineu Purwadewi Sundari, pelaksanaan UNBK SMA yang berlangsung dari tanggal 9 s/d 12 April 2018 merupakan tahun kedua diterapkan di seluruh SMA dan MA di Jawa Barat. Untuk itu, DPRD Jabar turun langsung memantau pelaksanaan UNBK SMA ini.

Hal ini dikatakan Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari didampingi Sekretaris DPRD Daud Achmad dan Kepala Pendidikan Provinsi Jawa Barat Ahmad Hadadi kepada wartawan disela pemantauan pelaksanaan UNBK di SMAN 1 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Selasa, (10/4/18).

Dikatakan, pemantauan yang dilakukan oleh DPRD Jabar tersebar di beberapa titik di Jawa Barat. Hal ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan pihak Disdik Jabar dan Sekolah yang bersangkutan dalam persiapan, pelaksanaan dan  pasca pelaksanaan ( hasil nilai UNBK-red), sehingga kedepan kita bisa mengevaluasi dan mencarikan solusi terbaik, agar pelaksanaan kedepan jauh lebih baik lagi, ujarnya.

Sejak alih kelola sekolah SMA/SMK dipegang oleh Pemerintah Provinsi maka Pemprov melalui Disdik Jabar memiliki  kewenangan pengawasan dalam penyelenggaraan UNBK SMK dan SMA, ujar politisi perempuan PDIP dari dapil Sumedang-Majalengka dan Subang ini.

Sementara itu, Kadisdik Jabar Ahmad Hadadi pada saat memantau pelaksanaan hari pertama UNBK SMA di SMAN 3 dan 5 Bandung, Senin (9/4/18) mengatakan pelaksanaan Ujian Nasional di Jabar 100% menerapkan UN Berbasis Komputer (UNBK).  Baik jenjang SMA, SMK, MA maupun Paket C.

Adapun jumlah siswa tahun ini yang mengikuti UNBK sebanyak 6.457 sekolah dengan total  638.045 siswa, yang terdiri dari SMA ada 1.530 sekolah dengan jumlah siswa 213.078 siswa; SMK ada 2.680 sekolah dengan jumlah 314.547 siswa dan MA ada 1.118  sekolah dengan jumlah 43.081 siswa.

Sedangkan Paket C ada 1.129 sekolah dengan jumlah 43.081. Hadadi juga mengatakan, rata-rata sekolah melaksanakan UNBK sebanyak 3 sesi dengan server sebnyak 8.816 server dan kumputer 260.956 unit.

Namun, pelaksanaan UNBK di SMAN 3 dan 5 Bandung ini, pelaksanaan UNBK dilaksanakan dalam 2 sesi, karena memang jumlah komputernya sudah mendukung untuk dilaksanakan 2 sesi.

Saat ditanya, apakah hasil nilai UNBK menentukan tingkat kelulusan siswa ?…. menurut Hadadi bahwa hasil UN tidak menentukan kelulusan, kelulusan ditentukan oleh Sekolah, setelah peserta didik menyelesaikan  seluruh program pembelajaran; memperoleh nilai sikap/prilaku minimal baik dan lulus ujian satuan/ program pendidikan, jelasnya. (red)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *