oleh

Gubernur Jabar Bersama Atalia, Resmikan Lomba Siswa Berkebutuhan Khusus

KAB. BANDUNG I BBCOM I Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Bunda Asuh Disabilitas Atalia Praratya, meresmikan Lomba Keterampilan Siswa Nasional Berkebutuhan Khusus pada ajang kegiatan Special Education Expo. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Dome Bale Rame Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (13/9) hingga Kamis (15/9/2022).

Sebelum meresmikan kegiatan, Ridwan Kamil bersama Atalia Praratya, memberikan hadiah seperti sepeda gunung, handphone pada pada warga yang bisa menjawab pertanyaan yang di sampaikan Ridwan Kamil dan Atalia Praratya.

Selain itu Gubernur juga memberikan hadiah uang kepada anak-anak disabilitas yang rangking pertama di sekolahnya dan memberikan hadiah sepeda motor kepada guru honorer.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi mengatakan di Jawa Barat pada 2020 lalu, tercatat 38 SLBN (Sekolah Luar Biasa Negeri), sedangkan SLB swasta cukup banyak. SLBN itu hanya 13 persen dari keberadaan SLB swasta di Jawa Barat.

“Sekarang ada 51 SLBN dari sebelumnya 38 SLBN, jadi naik 13 SLBN. Jumlah siswa SLBN 2020 sebanyak 19.000 siswa lebih, dan sekarang 2022 sebanyak 26.000 siswa lebih, ada kenaikan sekitar 7.000 siswa,” katanya.

Menurutnya, adanya peningkatan jumlah siswa di SLB itu, lebih pada kesadaran warga masyarakat atau orang tua untuk mau mensekolahkan anak-anaknya ke SLB.

“Kita tak lagi mencoba menunggu anak-anak tersebut daftar, tapi kita lakukan jemput bola. Caranya dibuka unit layanan disabilitas di beberapa desa. Mereka berkumpul di desa, nanti para guru atau pengajarnya datang untuk mengajar. Dengan cara itu, anak disabilitas yang bersekolah naik 7000 orang,” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar pun mengungkapkan, bahwa pada lomba keterampilan siswa nasional yang diresmikan Gubernur Jabar ini diikuti 327 peserta dari kalangan disabilitas. Dedi juga mengungkapkan, bahwa di Kabupaten Bandung akan hadir enam SLBN, yang berlokasi di Rancaekek, Kertasari, Rancabali, Ciwidey, Cikancung dan Pacet.

Sementara itu, Bupati Bandung H M Dadang Supriatna turut mengapresiasi adanya rencana Dinas Pendidikan Provinsi Jabar yang akan mendirikan dan menghadirkan enam SLB di Kabupaten Bandung.

“Kami siap mendukung dan menyiapkan lahan untuk mendirikan sarana pendidikan tersebut, seperti yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar akan mendirikan enam SLBN di Kabupaten Bandung. Untuk itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung untuk komunikasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar,” kata Dadang Supriatna saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan Special Education Expo di Dome Bale Rame Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (13/9/2022).

Bupati Bandung menyebutkan dengan adanya rencana Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat mendirikan SLBN akan dapat memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bandung.

“Kami berharap dengan adanya rencana mendirikan SLBN itu bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung,” katanya.
Bupati Bandung pun menyambut baik lomba keterampilan siswa nasional berkebutuhan khusus dengan memilih Kabupaten Bandung sebagai tempatnya.

“Dipilihnya Kabupaten Bandung sebagai tempat lomba keterampilan nasional siswa berkebutuhan khusus, diharapkan dapat meningkatkan akses anak berkebutuhan khusus tersebut,” katanya.

Dadang Supriatna pun menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan dapat mengembangkan minat dan prestasi anak berkebutuhan khusus sesuai dengan Undang-Undang No 8 tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

“Kami siap mensupport anak berkebutuhan khusus atau anak-anak disabilitas,” katanya sambil mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jabar.

Dadang Supriatna pun mengungkapkan, bahwa pihaknya siap memberikan fasilitas atau menyiapkan pelayanan untuk orang disabilitas di setiap rumah sakit.

“Alhamdulilah, saat ini sedang dibangun dua rumah sakit di Kabupaten Bandung dari lima rumah sakit yang akan dibangun,” katanya (*R)

Komentar