oleh

Disdik Jabar: Komitmen Optimalkan Kampung Ilmu Sebagai Ruang integrasi Pendidikan

PURWAKARTA | BBCOM | Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) berkomitmen mengoptimalkan peran Kampung Ilmu sebagai ruang integrasi antara pendidikan formal dan nonformal di wilayah Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah dengan cara kolaboratif.

“Pendidikan di sini akan kita jadikan contoh dan model untuk meningkatkan pembelajaran berbasis masyarakat,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto saat mengunjungi SMKN Tegalwaru di Kompleks Kampung Ilmu Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jumat (5/3/2021).

Edy menegaskan, pihaknya berkomitmen menjadi jembatan antara SMKN Tegalwaru sebagai satuan pendidikan formal dengan penyiapan Kampung Ilmu sebagai pusat pendidikan nonformal. “Teman-teman yang ada di SMK dan tim Kampung Ilmu harus jadi satu kesatuan,” ujarnya.

BACA JUGA  Kantor Disdik Jabar Ditutup, Sebanyak 28 ASN Terkonfirmasi Covid-19

Edy mengatakan, sudah bukan zaman lagi guru terpatok mengajar di kelas. Konsep tersebut sudah tak berlaku lagi saat ini. “Yang sedang kita tata sekarang adalah bagaimana guru mengajar tidak terbatas di ruangan, tapi juga bisa berkreasi di luar kelas,” ungkapnya. 

BACA JUGA  Kang Uko Berikan Pelatihan Kewirausahaan Siswa SMA 10

Dengan adanya Kampung Ilmu, Edy meyakini inovasi sekaligus kolaborasi tersebut bisa terwujud.

Sementara itu, Kepala SMKN Tegalwaru, Asep Disdik menegaskan, sekolahnya berupaya menjadi sekolah rintisan untuk mengintegrasikan pendidikan formal dan nonformal. “Kami berupaya menyelaraskan apa-apa yang ada di lingkungan sekitar dengan regulasi,” tuturnya.

Dengan adanya kunjungan ini, Asep mengaku mendapatkan beberapa solusi  untuk mengarahkan kebijakan ke depan guna mewujudkan yang dicita-citakan sekolah. (us/rd)

Komentar