oleh

Demi Mempertahankan Cinta, Tukang Parkir Tusuk Mantan Kekasihnya

LAHAT BBCom – Sri Sunarti (32) warga Desa Suka Negara nyaris menjadi korban pembunuhan atau merenggang nyawa akibat penusukan yang dilakukan mantan kekasihnya.

Dituturkan Sri yang didampingi Kakak Kandungnya, Yuli kepada BBCom, Kamis (23/8/2018) bahwa mantan kekasihnya, Mar (28) warga Bedeng Seng, Kelurahan Pasar Baru, Lahat yang berprofesi sebagai tukang parkir di Kota Lahat itu nekat menikamnya.

Sri Sunarti yang mempunyai profesi bekerja di salah satu toko di Pasar Lematang, Lahat ini mengalami luka tusuk diatas pinggang.

Kejadian naas yang dialami korban tersebut terjadi Senin (20/08/18) sekitar pukul 19:45 WIB. Berawal ketika korban hendak pulang dari tempat kerjanya. Tiba – tiba datanglah tersangka Mar menemui korban.

Selang tak lama, keduanya terlibat cekcok mulut. Sampai akhirnya Handphone korbanpun dirampas. Lalu, korban yang melihat tersangka semakin beringas langsung kabur ketika hendak dipukul tersangka dengan menumpangi salah tukang ojek di depan Pasar Lematang menuju rumah lamanya dikawasan Perumahan Sari Bunga Mas, Kecamatan Gumay Talang, Lahat.

Namun tanpa disadari, ketika korban setibanya dirumah, tersangka yang saat itu diam – diam mengejar dengan mengendarai motor miliknya ternyata sudah lebih dulu tiba dirumah korban, dan nekat menaiki pelafon rumah korban.

Melihat itu, tak urung lagi korban pun kembali kabur dengan menumpangi ojek yang sama menuju ke rumah orang tua korban di Lahat Tengah. Namun tersangka yang sudah gelap mata kembali mengejar korban.

Saat itulah, ketika hampir sampai dirumah orang tuanya, tersangka pun menikam korban yang masih berada diatas motor tepat mengenai atas pinggangnya. Usai menikam tersangka pun langsung kabur.

BACA JUGA  Titiek Soeharto: Prabowo Tunjukkan Komitmen Tulus Membangun Bangsa

Dan korban yang sudah dalam kondisi terluka langsung diangkut ke RSUD Lahat setelah tiba dirumah orang tuanya.

Tak terima dengan perbuatan tersangka akhirnya keluarga korban melapor ke Polres Lahat, atas nama Agusmansyah Dengan bukti laporan nomor : STTLP/146/VIII/2018/Sumsel/ Res Lahat/ Tgl 20 Agustus.

Sri berharap tersangka dapat segera ditangkap. Soalnya, sejak dilaporkannya tersangka masih terlihat berkeliaran di Kota Lahat.

“Dio ngamuk gara-gara dak nerimo aku putuske. Sekarang nyawo aku sudah terancam tapi dio (tersangka – red) masih belum ditangkap. Aku tejingok dio masih berkeliaran di Kota Lahat,” Ungkap korban seraya mengatakan jika hari ini akan mempertanyakan tindak lanjut proses laporan yang dilaporkan keluarganya itu ke Polres Lahat.

Sementara, Yuli (39) warga Kehutanan II RT 18, Kelurahan Bandar Jaya, Lahat, yang juga kakak kandung korban meminta kepada pihak Polres Lahat secepatnya membekuk tersangka. Karena lanjut Yuli persoalan ini sudah menyangkut keselamatan nyawa adiknya tersebut.

“Sejak dilaporkan belum jelas perkembangan hasil laporan itu. Kami memohon tolong ditangkap tersangka itu sebelum nyawa adik saya jadi taruhannya,” Pinta Yuli.

Kepala Satuan Reskrim Polres Lahat, AKP Dwi Satria. SIK membenarkan laporan korban dugaan penganiayan yang dilakukan tersangka Mar. Pihaknya akan bekerja semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku. (DAFRI. FR)

Komentar