,

Curug Gumawang, Destinasi Wisata Berpotensi di Banjaranyar Ciamis

4 Juli 2020 / 22:40 WIB Dibaca sebanyak: 539 kali Tulis komentar
Bagikan

CIAMIS | BBCOM | Desa Banjaranyar mempunyai tempat yang berpotensi untuk destinasi wisata,yakni Curug Gumawang.

Tempat tersebut dapat menjadi wisata unggulan di wilayah Kecamatan Banjaranyar,curug yang berada di Aliran Sungai Cisarua,lokasinya berada di Blok Kampung Madu,persisnya di Dusun Sindangasih, Rt 02/Rw 04 Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis.

Hasil informasi yang diperoleh team BBCOM di lapangan,salah seorang tokoh pemuda setempat,Heri Kuswanto,menjelaskan bahwa saat ini keberadaan Curug tersebut belum dikelola dengan maksimal. Pengelolaan masih dilakukan secara sukarela oleh warga masyarakat setempat, dengan anggota KTH Bina Lestari, sejak akhir bulan Juni 2020 lalu.

“Curug Gumawang ini mempunyai ketinggian kurang lebih sekitar 35 meter, dan penuh dengan keindahan alam yang mempersona di sekitar.” ujar Heri,Sabtu(04/07/2020)

“Jarak tempuh untuk objek wisata tersebut kurang lebih 5 KM, dari pusat Kota Kecamatan Banjaranyar dan untuk para wisatawan dapat menggunakan roda dua maupun roda empat untuk mencapai ke lokasi Curug gumawang”katanya.

Masih menurut Heri,warga masyarakat setempat berharap kepada Pemerintah Desa, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, untuk dapat mendukung, dan mendorong, pembangunan destinasi objek wisata tersebut. Sehingga kedepannya, destinasi wisata Curug Gumawang ini, dapat menjadi salah satu tempat tujuan pariwisata di wilayah Kabupaten Ciamis.

“Dengan harapan kedepan ada bantuan dana untuk sarana dan prasarana,seperti untuk membangun Jalan, WC, Musholla, dan Kantin, Untuk pengembangan destinasi wisata Curug Gumawang”tandas Heri.

Menurut ketua BPD Desa Banjaranyar Okky Herna Suganda mengatakan, untuk pengembangan dan penataan lokasi Curug gumawang, selain dari anggaran swadaya masyarakat setempat,peran serta pemerintah yang membidangi,ikut andil untuk membantu mengembangkan potensi wisata.

Pasalnya,keterbatasan anggaran dari Dana Desa untuk dialokasikan ke penataan lokasi tersebut tidak akan mencukupi.Oleh karena itu,tentunya harapan kami sebagai masyarakat perlu uluran tangan dari dinas yang membidangi hal tersebut,pungkas Okky. (Gezul/Hendra).

BACA JUGA  Petani Desa Mekarbuana Merasa Senang Adanya P3-TGAI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *