oleh

Air Bersih dan Sampah Jadi Progres Terdepan Desa Margahayu Tengah

KAB. BANDUNG | BBCOM | Pemerintahan Desa Margahayu tengah Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, terus melakukan upaya dalam melayani masyarakatnya dengan menjalankan setiap program desa walau situasi PPKM darurat saat ini.

Dikatakan Kepala Desa Margahayu tengah Drs. Asep Zaenal saat ditemui  bandungberita.com menjelaskan bahwa keadaan pandemi Corona memang kita semua merasa khawatir, namun perasaan itu janganlah menjadikan kita patah semangat. Bahkan sebaliknya kita harus yakin kita semua akan aman aman saja, Asal kita tetap yakin sama yang maha kuasa.”jelasnya (15/7/2021)

Masih kata Drs. Asep Zaenal, memaparkan; salah satunya Program Sarana air bersih (SANITASI) yang dikelola oleh Bumdes Desa Margahayu Tengah sejak awal dirinya menjabat kepala Desa tahun 2014. Dan saat itu dirinya melihat warga masyarakat margahayu tengah terbilang padat, maka tidak menutup kemungkinan air bersih menjadi kebutuhan yang penting.

“Alhamdulillah dari 16 RW sudah bisa merasakan air bersih dari sumur bor yang dibangun di 30 titik yang dikelola oleh Bumdes dengan menggunakan mesin penyedok jenis Sibel berkekuatan daya  1vk, 2 vk, 3 vk, 4 vk.”

Dan saat ini sekitar 3000 SR dapat merasakan Air bersih, dan pendapatan pertahun dari air bersih yang dikelola Bumdes sekitar 1, 3 miliar. Dan nantinya dibayarkan untuk para pengelola air bersih sekitar 25 persen serta yang lainya.

“Kami pun pihak Desa berharap kepada Pemerintah daerah Kabupaten Bandung untuk dapat membantu dari sisi keluhan kami agar direalisasi terkait kerusakan mesin bor atau bantuan lainya”.

Sedangkan Program Desa terkait masalah sampah juga dikelola oleh pihak Desa, dari mulai pengambilan sampah yang ada di tiap rumah warga dengan menggunakan roda pengangkut sampah dan dikumpulkan  di satu tempat penampungan sampah sementara untuk nantinya ada pemilahan sampah yang organik dan non organik.

Dari16 RW hanya 10 RW yang dikelola desa dan 6 RW diambil oleh pihak pemda kabupaten Bandung, sedangkan sampah yang dikelola Desa diangkut ketempat pengelolaan sampah memakai mobil Damtruk Desa; Dan alhamdulillah kini desa sudah mempunyai 2 Mobil jenis Damtruk.” Jelasnya       (*R)

Komentar