oleh

Abdul Razak Muslim Melaksanakan Reses Bahas Pendidikan Bersama Ormas Muhammadiyah

INDRAMAYU | BBCOM | Pelaksanaan Reses I DPRD Provinsi Jawa Barat Tahun Sidang 2020-2021, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) XII Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Abdul Razak Muslim, kegiatan berlangsung di Muhammadiyah Kabupaten Indramayu, JL. Dampuawang, No. 01, Karangampel, Benda, Indramayu, Kabupaten Indramayu. (Jumat, 5/11/2020).

Pada kesempatan kali ini anggota DPRD Jabar dapil XII, Abdul Razak Muslim melaksanakan reses dengan membahas seputar dunia pendidikan bersama ormas Muhammadiyah, Abdul Razak mengatakan Muhammadiyah sebagai salah satu ormas umat Islam terbesar di Indonesia memiliki banyak sekolah dan sangat konsen di bidang pendidikan, pada kesempatan ini juga para aspiran menyampaikan aspirasi mengenai sarana dan prasarana sekolah serta meminta APD guna menangkal virus Covid-19. 

BACA JUGA  Herman Sutrisno Sosialisasikan Tata Pengajuan Hibah dan Bansos Melalui Online

“Kami reses menemui masyarakat pada kesempatan kali ini kami melakukan reses bersama Muhammadiyah, ormas Muhammadiyah diketahui bersama mereka memiliki banyak sekolah dan konsen di dunia pendidikan, catatan pada reses kali ini mereka meminta, yang pertama adalah meminta bantuan dari Provinsi terkait ruang kelas baru serta sarana penunjang seperti laboratorium sekolah, kemudian secara umum mereka meminta bantuan APD untuk memerangi Covid-19 ini mereka sangat mendukung terhadap program Pemerintah untuk memerangi Covid-19 ini. Ujarnya”. 

BACA JUGA  Penerima Bansos Harus Lebih Selektif, Toto : Pendataan Kurang Maksimal

Abdul Razak juga berharap situasi pandemi ini cepat berakhir sehingga kegiatan proses belajar mengajar dapat dilaksanakan seperti semula, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. 

“Yang pasti mereka taat kepada kebijakan pemerintah dalam proses KBM, mereka sangat berharap proses KBM kembali dalam keadaan normal, untun kitu kita berharap keadaan kedepan membaik serta kebijakan pemerintah berubah sehingga proses KBM berjalan, dan saya memberi garansi mereka sangat patuh dalam menerapkan Protokol Kesehatan. Pungkasnya”. (RN)

Komentar