KABUPATEN BANDUNG | BBCOM – 23 Juli merupakan momentum penting bagi Partai Kebangkitan Bangsa PKB). Pada tanggal tersebut Partai yang berlambang Bola Dunia dikelilingi Sembilan Bintang itu lahir untuk turut mewarnai kancah politik nasional, dan saat ini kiprahnya sudah terlihat nyata dalam dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tanggal 23 Juli 2026 ini PKB memperingati Harlah ke 28 yang rencananya akan diperingati di Jakarta Convention Center (JCC). Tidak hanya di tingkat pusat, PKB di tiap kabupaten/kota pun turut memeriahkan dengan versi yang semarak termasuk PKB di Kabupaten Bandung. Berbagai kegiatan pun seperti Penanaman Pohon Kopi, Pemberian Bibit Kopi, Pemberian Kelengkapan Sekolah Untuk Siswa SD & SMP, Pengecetan mesjid, Pasar Murah, Jalan Sehat, dan Senam Bersama PKB dilaksanakan di Desa Melatiwangi, Kecamatan Cilengkrang, Kebupaten Bandung pada minggu (19/7/2026) yang lalu. Berbagai door prize pun disediakan pada kegiatan tersebut.
Dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH, peringatan Harlah ke 28 menjadi momentum penting utuk melakukan pembenahan dan memperkuat struktur partai, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat. Artinya peringatan Harlah bukan sekedar seremonial, tetapi menjadi momentum untuk semakin memperkuat soliditas partai guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
“Sejak lahir PKB memiliki semangat untuk memperjuangkan kepentingan rakyat yang berdasarkan nilai – nilai Ahlussunnah wal Jamaah dipadukan dengan semangat kebangsaan. Atas dasar itulah, ujar Renie, PKB menjadi partai yang inklusif dan dekat dengan masyarakat.”
Untuk itu, ujarnya, PKB harus menjadi partai yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan. “Sesuai dengan semangatnya waktu didirikan PKB harus menjadi bagian dari solusi atas perbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa ini, khususnya di Kabupaten Bandung,” tegasnya.
Sebagaimana Jargon Harlah tahun ini yaitu “Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi” maka orientasinya adalah berkomitmen untuk untuk mengembalikan haluan pembangunan ekonomi agar lebih mengarah pada kesejahteraan rakyat sesuai pasar 33 UUD 1945 agar tidak dikuasai oleh segelintir pihak.
Berkaitan dengan itu, Hj. Renie mengatakan, PKB di Kabupaten bandung harus menjadi partai yang reponsif terhadap kebutuhan masyarakat, tidak hanya menyerap aspirasi warga, tetapi menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan.
Hj. Renie berharap PKB Kabupaten Bandung lebih mengedepankan politik yang santun, menjaga integritas dan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. “Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh kader, kami yakin PKB akan memperoleh kepercayaan lebih besar dari masyarakat Kabupaten Bandung,” tuturnya.
Berkaitan dengan peringatan Harlah PKB tahun ini, Hj. Renie menyampaikan, Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Kabupaten Bandung mengucapkan selamat memperingati Harlah PKB yang ke 28 pada seluruh kader PKB Kab. Bandung. Semoga soliditas organisasi partaisemakin kuat, siraturahminya makin erat serta komitmennya semakin teguh dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” pungkas Hj. Renie, Senin (20/7/2026). (Teddy)















