KOTA CIREBON | BBCOM — Wali Kota Cirebon, Efendi Edo, menghadiri langsung prosesi pengambilan sumpah/janji serta penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Cirebon, Selasa (31/03/2026).
Selain pengangkatan PNS, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pertama dalam Jabatan Fungsional, serta pengangkatan dan pemindahan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, hingga Jabatan Pengawas.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan momentum penting yang sarat makna dan tanggung jawab besar. Ia mengingatkan seluruh aparatur yang dilantik untuk benar-benar memahami sumpah jabatan yang telah diucapkan.
“Sumpah itu adalah kontrak profesional Saudara. Lebih dari itu, merupakan kontrak sosial dengan lebih dari 350 ribu masyarakat Kota Cirebon yang menaruh harapan besar di pundak Saudara,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 119 PNS menerima SK pengangkatan, terdiri dari 5 tenaga kesehatan dan 114 tenaga teknis. Selain itu, sebanyak 73 orang resmi mengemban jabatan fungsional, berdampingan dengan pejabat struktural di berbagai tingkatan.
Wali Kota menilai, angka-angka tersebut bukan sekadar data administratif, melainkan representasi komitmen untuk menghadirkan perubahan nyata dalam birokrasi pemerintahan.
Ia pun berpesan agar para ASN yang baru dilantik menjadi “oksigen baru” bagi organisasi, dengan membawa semangat perubahan dan inovasi. Idealisme yang dibangun sejak masa pendidikan, lanjutnya, harus tetap dijaga dan tidak luntur oleh budaya kerja yang tidak produktif.
“Karakter dan integritas harus menjadi fondasi utama, agar kompetensi yang dimiliki tidak sia-sia, melainkan memberi kontribusi nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme dan nilai kemanusiaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Jadilah ASN yang santun dalam bertutur kata, rendah hati dalam bersikap, namun tetap tegas dalam memegang prinsip,” tambahnya.
Kepada pejabat fungsional yang baru dilantik, ia menegaskan agar menghapus stigma lama yang menganggap jabatan fungsional sebagai ‘tempat beristirahat’. Menurutnya, jabatan fungsional justru merupakan ruang strategis bagi para ahli untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusinya.
“Di era digital yang menuntut kecepatan dan efisiensi, jabatan fungsional harus mampu memberikan dampak signifikan, bukan sekadar pelengkap struktur,” tegasnya.
Secara khusus, Wali Kota juga memberikan perhatian kepada jajaran Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Ia meminta adanya pembenahan menyeluruh terhadap sistem pelayanan publik agar lebih cepat, mudah, dan transparan.
“Saya tidak ingin lagi mendengar keluhan masyarakat terkait pelayanan yang berbelit-belit. Disdukcapil adalah wajah pelayanan pemerintah,” ujarnya dengan tegas.
Menurutnya, kemajuan Kota Cirebon hanya dapat terwujud jika didukung oleh ASN yang bekerja dengan hati, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
“ASN masa kini harus memiliki rasa gelisah jika dalam satu hari belum memberikan pelayanan terbaik. Ketidakpuasan terhadap kinerja yang biasa-biasa saja adalah kunci lahirnya inovasi,” katanya.
Mengakhiri arahannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang telah dilantik, sekaligus mengajak mereka menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan kejujuran.
“Karena tadi Saudara telah menjawab ‘siap’ dengan penuh keyakinan, maka saya ucapkan selamat bertugas dan selamat mengabdi,” tutupnya.
Ia berharap seluruh jajaran dapat bersama-sama mewujudkan visi besar Kota Cirebon sebagai daerah yang setara dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. (bud)















