Warga Suka Pulih Keluhkan Tingginya Harga SPH yang Dipatok Oknum Kades

14 Januari 2020 / 10:52 WIB Dibaca sebanyak: 245 kali Tulis komentar

OKI | BBCOM | Warga Suka Pulih  Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resah. Pasalnya biaya pembuatan SPH (surat pelimpahan hak) atas tanah di desa tersebut sangat tinggi sehingga masyarakat kecewa pada pemerintah daerah setempat. Dalam pembuatan surat pengakuan hak atas tanah yang berukuran 50 x100 m yang di minta oleh kepala desa tersebut sebesar Rp 3.000.000.

Menurut Tukiman salah satu warga setempat, yang ingin membuat SPH membatalkan niatnya, karena dirinya merasa tidak mampu dengan biaya sebesar itu. “Terlalu mahal mas harga yang diberikan pak kades dalam pembuatan SPH”tuturnya.

Dikatakannya, pada awalnya salah satu RT setempat mengatakan pembuatan SPH itu biasanya Rp. 800 ribuan dan seratus ribu dipergunakan untuk transportasi. Namun ketika pak Kades ditelp oleh perangkat desa, dia memintah Rp 3 juta dalam mengurus surat tersebut.” Paparnya.

“Kalau ini terus terjadi dalam pembuatan SPH, kami sangat kecewa  sehingga pembuatan SPH kami biarkan saja atau terabaikan karena ekonomi kami sangat sulit mas” ungkapnya.

Tidak hanya Tukiman, warga lainnya juga berharap kepada pihak Kecamatan Pedamaran untuk memberikan peringatan kepada setiap kepala desa yang berani mematok harga tinggi pengurusan SPH. “Seharusnya pemerintah memberikan nilai yang layak dan terjangkau bagi kami masyarakat karena di daerah lain pembuatan SPH  ada juga yang gratis.” harapnya.

Warga juga berharap supaya masalah pembuatan surat keterangan hak atas tanah dibuat Perdes yang pasti, sehingga tidak ada lagi oknum Kades bersikap semena-mena kepada warganya, tandasnya.

Sementara itu kepala desa Suka Pulih Lujeng ketika akan dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut, tidak berada ditempat ditempat bahkan kediamannya juga tidak ada. (Pani)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *