oleh

Siswi SMP di Ogan Ilir Korban Asusila Ayah Tiri, 2 Tahun Dipaksa Melayani, Diancam Jika Menolak

INDRALAYA | BBCOM | Seorang ayah tiri berinisial Pa (52) warga Kecamatan Tanjung Batu Ogan Ilir dilaporkan ke polisi karena telah berbuat asusila terhadap anak tirinya berinisial AI (14 tahun) yang masih duduk di bangku SMP.

Perbuatan asusila pelaku mengundang amarah warga desa setempat dan mendatangi rumah yang bersangkutan.

Beruntung aksi massa dapat diredam setelah aparat Polsek Tanjung Batu datang untuk mengamankan situasi.

“Kami mendapat informasi dari Kepala Desa Seri Bandung, ada aksi massa yang marah dengan pelaku. Anggota kami lalu mengamankan yang bersangkutan,” kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Tanjung Batu Iptu Wempy Manurung, Senin (18/10/2021).

BACA JUGA  Polisi Pastikan Jalur Tikus Dijaga 24 jam, Guna Cegah Pemudik

Pelaku dijemput dari kediamannya pada Minggu (17/10/2021) petang sekira pukul 18.00.

Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya telah menyetubuhi anak tirinya beberapa kali sejak dua tahun lalu.

“Pengakuan yang bersangkutan, dia melakukan perbuatan asusila sejak korban kelas 7 sampai kelas 9 SMP,” ungkap Wempy.

Setiap kali akan mencabuli maupun menyetubuhi korban, pelaku membujuk bahkan tak jarang mengancam.

Korban yang tak berdaya dan ketakutan terpaksa melayani nafsu bejat pelaku yang bekerja menjadi buruh ini.

BACA JUGA  Polisi Berhasil Ringkus Pelaku Penggelapan Mobil Rental

Perbuatan pelaku terungkap setelah kembali menyetubuhi korban pada 9 Oktober lalu.

Korban lalu mengadu kepada keluarganya hingga mengundang amarah warga desa setempat.

“Pengakuan pelaku, terakhir kali dia melakukan perbuatan itu seminggu yang lalu,” terang Wempy.

Polisi kini masih memeriksa saksi-saksi terkait peristiwa ini.

Polsek Tanjung Batu pun melimpahkan perkara ini ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ogan Ilir.

“Perkaranya akan ditangani PPA. Pelakunya akan diproses dan korban akan mendapatkan bimbingan psikologi untuk menyembuhkan trauma yang dialami,” jelas Wempy. (Hms/dbs)

 

Komentar