Sisi Lain Fasilitas LRT Jakarta

21 Juni 2019 / 12:00 WIB Dibaca sebanyak: 156 kali 1 Komentar

Sumber: Dokumen pribadi. Fasilitas pendukung yang terlihat di stasiun Lintas Rel Terpadu (LRT) Jakarta.

Apakah Anda tahu tentang Light Rail Transit (Lintas Rel Terpadu atau LRT)? Pada 11 Juni 2019, LRT Jakarta sudah melakukan Program Uji Publik yang beroperasi pada lima stasiun. Jalur yang digunakan adalah jalur layang untuk melintas perjalanan. Ini kesempatan Anda untuk mengikuti Uji Publik LRT Jakarta.

Uji Publik LRT Jakarta, beroperasi setiap hari pukul 05.30 – 23.00 WIB. Anda bisa mendaftarkan diri Anda secara online (internet) maupun non online (bukan internet). Secara online, Anda mengunjungi halaman website bit.ly/UjiPublikLRTJ (link tertera pada bio profil akun instagram @lrtjkt. Sedangkan secara non online, Anda langsung mengunjungi stasiun LRT yang terdekat dari rumah Anda dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu identitas lainnya, lalu daftarkan diri Anda secara manual di buku pendaftaran. Kemudian Anda akan mendapatkan kartu LRT Jakarta warna merah oleh petugas.

Lima stasiun yang dilewati saat Uji Publik LRT Jakarta antara lain: Stasiun Boulevard Utara, Stasiun Boulevard Selatan, Stasiun Pulomas, Stasiun Equestrian, dan Stasiun Velodrome. Saat Uji Publik LRT Jakarta hanya tersedia dua rangkaian kereta. Di dalam rangkaian kereta tersedia fasilitas interkom darurat, kursi prioritas, tempat meletakkan barang besar dekat sambungan antar rangkaian, AC, videotron (menampilkan video dengan light emitting diodes (LED)), dan running text (menampilkan tulisan berjalan).

Stasiun Velodrome dan Stasiun Pulomas adalah stasiun yang terdekat dari halte busway. Salah satunya terdapat pembangunan Jembatan Penyebrang Orang (JPO) untuk menghubungkan pejalan kaki dari Halte Pemuda Rawamangun ke Stasiun Velodrome.

Sumber: Dokumen pribadi. Lima potret fasilitas stasiun LRT Jakarta.

LRT Jakarta menggunakan pintu otomatis pada masing-masing peron saat pintu kereta akan dibuka. Untuk berpindah peron, Anda bisa menaiki tangga manual, escalator (tangga berjalan), dan melewati penyebrangan jembatan. Pemberitahuan kereta akan tiba dan kereta selanjutnya, Anda bisa melihat pada running text disetiap peron.

Tiap peron di stasiun tidak tersedia tempat sampah kecuali di toilet wanita dan tidak ada tempat duduk untuk menunggu kereta. Selain itu, tidak ada juga sampah-sampah yang berserakan di mana-mana sehingga terlihat bersih dan rapi. Bagian bawah tiang besar pada stasiun dijadikan tempat duduk untuk menunggu kereta datang. Bahkan ada yang duduk lesehan di lantai. Dan ada juga yang beristirahat di mushola untuk sejenak menghilangkan rasa lelah.

Stasiun LRT Jakarta dilengkapi dengan banyak CCTV. Bahkan penumpang pun tidak berani untuk makan dan minum di dalam stasiun, karena tidak ada tempat sampah di peron. Walaupun tidak ada tempat sampah, penumpang tetap menjaga kebersihan.

Setelah selesai Uji Publik LRT Jakarta dan hendak keluar dari stasiun, maka kartu kereta dikembalikan lagi pada petugas. Jika Anda ingin masuk stasiun lagi, Anda bisa daftar diri secara manual dengan menunjukkan KTP kepada petugas. (Fatimah)

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *