Selalu Bersyukur dan Menikmatinya

20 Juni 2019 / 09:43 WIB Dibaca sebanyak: 105 kali Tulis komentar

Riuh suara pedagang dengan pembeli saling melakukan tawar menawar sudah merupakan salah satu ciri khas pasar tradisional, keamanan di pasar tradisional juga sering dianggap minim oleh banyak orang. Tetapi, dibalik itu semua terdapat petugas keamanan yang rela bekerja seharian untuk menjaga keamanan pasar seperti yang dilakukan oleh Pak Muhari.

Ayah 3 orang anak ini sudah menjadi petugas keamanan di Pasar Depok Jaya Agung selama 8 tahun. Ia bersama seorang temannya bertugas menjaga Pasar Depok Jaya Agung dari jam 07.00 pagi hingga jam 07.00 malam. “Alhamdulillah ya neng, namanya juga kerja kadang ada enaknya, ada enggaknya,” tutur Pak Muhari ketika ditanya mengenai perasaannya bekerja sebagai petugas keamanan di Pasar Depok Jaya Agung.

Ia bertugas menjaga keamanan bagian luar dan dalam pasar hanya dengan seorang temannya. “Kalau dibilang keberatan juga enggak, tapi kalo kita bilang enggak juga keberatan. Kenapa saya bilang begitu, semua orang bekerja itu walaupun sedikit kalau kita tidak mensyukuri, menikmati suatu pekerjaan, apalagi gaji ya, walaupun gaji besar atau sedikit kalau kita tidak mensyukuri tetap saja kita kurang bersyukur yang akhirnya kita sebagai manusia merasa selalu kurang,” jawab Pak Muhari ketika ditanya apakah keberatan menjaga pasar bagian luar dan dalam hanya dengan seorang temannya. Ia pun pernah menjaga keamanan pasar bagian luar dan dalam hanya seorang diri, karena pada saat itu temannya berhalangan hadir. Ia dan temannya pun sudah pernah meminta kepada atasannya untuk menambah personel, tetapi sayangnya tidak ada balasan apapun dari pihak yang terkait.

Ia pun pernah mendapat kritikan dari pengunjung pasar yang hendak parkir di Pasar Depok Jaya Agung karena dianggap tidak bisa mengatur kendaraan dengan benar, padahal tidak semua pengunjung yang ingin belanja di Pasar Depok Jaya Agung dapat memarkirkan kendaraannya di parkiran pasar yang telah disediakan karena keterbatasannya lahan.

Bagi Pak Muhari tidak ada kata jenuh dalam pekerjaan ini karena ia menikmati pekerjaan yang ia lakukan. Ia selalu bersyukur dan menikmati pekerjaan yang ia dapatkan, karena menurutnya dengan bersyukur dan menikmati apa yang di dapat akan membuatnya selalu merasa cukup. (Aulia Bunga Justicia-PNJ)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *