oleh

Sebanyak 26 Ribu Masyarakat Jabar Belum Menikmati Listrik Secara Langsung.

CIANJUR | BBCOM | Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Cabang Dinas ESDM Wilayah I Kabupaten Cianjur. Selasa, (02/02/21).

Ketua Komisi IV DPRD Jabar, Tetep Abdul Latif mengatakan, berdasarkan fakta dilapangan pihaknya menemukan adanya pemangkasan anggaran di Dinas ESDM wilayah I Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi, pemangkasan anggaran tersebut berpengaruh terhadap kurangnya pasokan listrik di lingkungan pedesaan.

Tetep menilai hal tersebut sangat memprihatinkan, menimbang dari sisi kuantitas sebanyak 26 ribu masyarakat Jawa Barat belum bisa menikmati pasokan listrik secara langsung.

BACA JUGA  Komisi V DPRD Jabar Dorong Standarisasi Produk Bambu

“Padahal Jawa Barat mempunyai lumbung listrik seperti waduk atau bendungan yang menjadi sumber pengelolaan listrik, ironis untuk daerah yang penghasil listrik tapi masih ada masyarakat yang belom menikmati listrik tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya akan memperhatikan secara penuh terkait pendistribusian aliran listrik yang tidak merata, terutama perihal pengelolaan anggaran. Tetep berharap, kedepan Pemerintah Provinsi bisa menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan elektrikasi.

BACA JUGA  Achmad Ru'yat : Tenaga Pendidik Sekolah Swasta Diberi Kesempatan Untuk Ikuti Bintek

“Karena ini menjadi kebutuhan untuk masyarakat yang tidak mampu, listrik ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk kegiatan dirumah dan juga untuk kegiatan belajar mengajar apalagi dalam kondisi pandemi saat ini,” pungkasnya. (adv/don)

Komentar