Rekreasi untuk Meningkatkan Kualitas SDM Organisasi

30 Juni 2019 / 13:15 WIB Dibaca sebanyak: 189 kali Tulis komentar

Peserta sedang menjalankan kegiatan. (foto : Maropindra bagas)

Organisasi  kemahasiswaan adalah kepengurusan resmi yang ada di setiap kampus. Organisasi ini menjalankan kepengurusan berlandaskan sukarela pengurus, menjalankan kepengurusan untuk seluruh mahasiswa, dan mengharap imbalan sebatas relasi dan pengalaman.

Dalam organisasi kemahasiswaan, hal  yang sering ditemui adalah menurunnya semangat pengurus dalam menjalankan tugas dan kewajiban. Apalagi  saat kepengurusan berada di tengah-tengah periode. Rasa jenuh dan malas karena selalu berada dalam siklus organisasi membuat banyak pengurus menghilang tanpa kabar.

Himpunan Mahasiswa Grafika Penerbitan Politeknik Negeri Jakarta (HMGP PNJ) mempunyai strategi khusus untuk memgembalikan semangat pengurus yang mulai memudar. Mengajak pengurus berekreasi di akhir pekan, menyewa tempat untuk untuk bermain bersama, dan bersenang-senang tanpa lagi memikirkan siklus organisasi.

Basma Khoirunnisa, Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Grafika Penerbitan (HMGP) PNJ menjelaskan bahwa kegiatan rekreasi adalah cara bagaimana kembali menyatukan pengurus yang mulai jenuh dengan siklus organisasi. Selain itu, rekreasi bersama merupakan tempat untuk lebih mengeratkan tali kekeluargaan.

“Afatar, singkatan dari aktif pasif bentar. Pasif sebentar artinya mengistirahatkan pengurus yang selalu cepat dan tanggap dalam menjalankan tugas dan kewajiban di organisasi. Adanya kegiatan ini selain untuk mengajak jalan-jalan dan beristirahat, tetapi juga mengeratkan kekeluargaan dengan saling mengenal lebih selama dua hari, ” kata Basma.

Puncak Bogor merupakan tempat yang cocok untuk menjalankan kegiatan ini. Tempat yang sejuk, jauh dari hiruk pikuk perkotaan, dan memiliki suasana alam yang asri sangat membantu mengembalikan rasa semangat kepada pengurus.

”tidak punya kegiatan khusus, lebih memberi kebebasan kepada mereka mau ngapain yang penting tetap bersama. Puncak dipilih karena di sini memberikan kesan yang tidak biasa dibanding jika berekreasi di dalam kota. Suasana alam dan udara yang sejuk memberi kesan berarti untuk teman-teman pengurus” Lanjutnya.

Peserta AFATAR saat foto bersama (foto : HMGP PNJ)

Ya, memang. Kepuasan itu dirasakan oleh peserta yang ikut.”Kegiatannya asyik, kita Cuma bersedang-senang, engga lagi mikirin kegiatan di kampus. Selain itu kita bisa lebih saling mengenal satu sama lain,” Ucap Aam salah satu peserta.

Dalam meningkatkan mutu organisasi yang menjadi faktor utama tentu kualitas sumber daya manusianya. Disaat sumber daya manusia memiliki semangat dan totalitas yang tinggi akan memberikan pengaruh positif untuk mencapai visi dan misi organisasi. Namun sebaliknya, disaat semangat dan totalitas sumber daya manusianya menurun, akan berdampak terhadap capaian dari organisasi itu sendiri.

Menurut  Ahmad Zaini dalam jurnalnya “Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia bagi Organisasi Dakwah” menjelaskan salah satu faktor meningkatnya kualitas sumber daya manusia adalah kesejahteraan dari pengurus.

Menurutnya, pimpinan harus mampu memberikan kesejahteraan yang lebih baik sehingga motivasi, komitmen, loyalitas, akan semakin meningkat. Namun, ketika kesejahteraan tidak diberikan dengan baik dalam artian hanya selalu memberi tugas tanpa pernah berekreasi, berdampak dengan menurunnya kualitas dan semangat dari para pengurus itu sendiri.

Rekreasi Himpunan Mahasiswa Grafika Penerbitan (HMGP PNJ) salah satu cara meningkatkan kesejahteraan pengurus. Tidak selalu memberi tugas dan perintah, tapi sesekali mengajak untuk mencari kepuasan jasmani dan rohani. (Maropindra Bagas)

 

 

 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *