oleh

Pernah Berdamai, Pemuda di Pemulutan OI Tak Kapok Mencuri, Kini Merengek di Penjara

INDRALAYA | BBCOM – Warga khususnya jamaah Masjid Nurul Ikhsan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam, Pemulutan, Ogan Ilir, dibuat resah oleh seorang pemuda desa tersebut.

Betapa tidak, beberapa kali aksi pencurian terjadi di masjid, bahkan saat jamaah sedang menjalankan ibadah salat. Adalah Dedek, pemuda 19 tahun, pelaku pencurian di Masjid Nurul Ikhsan yang akhirnya dibekuk petugas.

Menurut keterangan polisi, aksi pencurian oleh tersangka Dedek dilakukan pada Sabtu (17/4/2021) malam. “Saat kejadian, jamaah sedang menjalankan ibadah salat Tarawih,” kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy melalui Kapolsek Pemulutan, Iptu Iklil Alanuari.

BACA JUGA  Polisi Buru Penyuplai Sabu ke Robby Abbas

Iklil menjelaskan, tersangka secara mengendap-endap menuju halaman belakang masjid, lalu mengambil terali besi jendela yang memang belum dipasang. Saat tersangka akan meninggalkan masjid dengan membawa empat potong besi terali tersebut, ada warga setempat yang memergoki. “Ada warga yang melihat tersangka, sempat ditegur juga tapi tidak digubris,” terang Iklil.

Warga yang menyaksikan aksi pencurian tersebut lalu melapor kepada pengurus masjid yang langsung mencari keberadaan tersangka. “Warga berhasil menemukan tersangka dan menyerahkannya ke Polsek Pemulutan,” ungkap Iklil.

Iklil juga mengungkapkan, berdasarkan keterangan pengurus Masjid Nurul Ikhsan, tersangka sebelumnya pernah mencuri kotak amal di masjid tersebut.

BACA JUGA  Razia di Malam Hari, Polres PALI Berikan Rasa Aman Masyarakat

Namun perkara tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan tersangka meminta maaf kepada warga serta pengurus masjid. “Tersangka pernah tertangkap tangan mencuri tiga buah kotak amal di dalam masjid. Setelah berdamai, ternyata diulanginya (mencuri) kembali,” ujar Iklil.

Tersangka beserta barang bukti hasil curian berupa empat potong terali besi dan tiga buah kotak amal, diamankan di Mapolsek Pemulutan guna penyidikan lebih lanjut. Sementara tersangka hanya terisak dan mengungkapkan penyesalan atas perbuatannya.

“Saya minta maaf. Saya tidak akan mengulangi (mencuri) lagi,” kata tersangka dengan kedua tangan diborgol itu.(hms)

Komentar