Penggunaan Lensa Kontak yang Aman

26 Juni 2019 / 19:51 WIB Dibaca sebanyak: 519 kali Tulis komentar

Foto : Ririn Rinawati Agustin

Kita semua tahu untuk melihat dibutuhkan mata yang masih berfungsi dengan baik. Namun, terlepas dari pelbagai faktor,p> tidak semua mata masih berfungsi dengan baik. Beberapa orang bahkan harus menggunakan kacamata atau  lensa kontak untuk mempertajam pengelihatan mereka.

Baik kacamata maupun lensa kontak, keduanya memiliki kegunaan yang sama, tetapi lensa kontak lebih ringan dan memiliki banyak warna sehingga selain mempertajam pengelihatan, lensa kontak juga mengubah penampilan mata penggunanya.

Sebagian orang lebih senang menggunakan kacamata, dan sebagian yang lain lebih senang menggunakan lensa kontak. Alasannya pun beragam, salah satu pengguna lensa kontak adalah Felia Sagita. Ia mengatakan, tidak suka memakai kacamata. “Kalau pakai kacamata hidung saya jadi lecet,” jelas felia sambil menunjuk hidungnya. Sementara itu, Puti lebih suka menggunakan kacamata karena takut terjadi sesuatu  pada matanya saat menggunakan lensa kontak.

Lalu apakah sebenarnya penggunaan lensa kontak aman? Dilansir dari www.alodokter.com  lensa kontak terbukti aman untuk digunakan. Namun risiko infeksi mata akibat lensa kontak tetap harus diwaspadai. Jika kita tidak merawat lensa kontak dengan baik hal itu dapat memicu timbulnya bakteri dan jamur yang bisa mengakibatkan mata menjadi iritasi.

Hal tersebut pernah dirasakan oleh Felia.  “Aduh mataku kok sakit ya?” katanya saat becermin di kamar. Ia melihat matanya mendadak merah.  Namun, ia tidak mengacuhkannya, lama-kelamaan  matanya menjadi berair dan kemudian bengkak. “Saya takut banget pas lihat mata saya kok tiba-tiba merah dan berair terus. Padahal selama pake lensa kontak gak pernah sampai kayak gini,” kata felia.

Setelah kondisi matanya yang tak kunjung membaik, ia langsung pergi ke Rumah Sakit Khusus Mata SMEC Rawamangun untuk memeriksa kondisi matanya yang kian bertambah parah. Dokter mengatakan, matanya mengalami iritasi dan menyarankan ia untuk tidak menggunakan lensa kontak lagi. Felia berkata sebelum matanya sakit, ia tidak memakai cairan pembersih lensa kontak yang biasa dipakainya.

Setelah mendengar saran dokter untuk tidak menggunakan lensa kontak lagi, ia menjadi bimbang. Pasalnya ia benar-benar sulit melihat dengan baik tanpa lensa kontak dan jika beralih menggunakan kacamata hidungnya malah menjadi lecet. Lalu bagaimanakah caranya agar penggunaan lensa kontak tetap aman di mata?

Berikut cara merawat lensa kontak dengan baik yang dilansir dari Www.alodokter.com

1. Selalu cuci bersih dan keringkan tangan sebelum memasang atau melepas lensa kontak Anda.

2. Lepaskan lensa kontak sebelum mandi atau berenang. Usahakan agar lensa kontak Anda tidak terkena air.

3. Usahakan untuk selalu melepas lensa kontak sebelum tidur. Sangat tidak disarankan untuk mengenakan lensa kontak secara terus-menerus. Saat kita menutup mata dengan adanya lensa kontak yang tetap berada di dalam mata, jumlah oksigen ke mata makin menipis. Hal ini menyebabkan permukaan mata menjadi rentan mengalami infeksi. Selain itu, kuman yang ada di lensa akan menempel di kornea selama kita tidur.

4. Gunakan cairan pembersih khusus yang disarankan dokter atau apotek untuk membersihkan dan merendam lensa kontak Anda. Jangan gunakan air atau cairan lainnya, karena air laut, air kolam, bahkan air sulingan sekali pun, bisa mengandung organisme acanthamoeba yang dapat menyebabkan mata mengalami infeksi.

5. Gosok dengan lembut saat Anda membersihkan lensa kontak dengan menggunakan cairan pembersih. Hati-hati agar tidak merobek lensa kontak.

6. Bersihkan lensa kontak usai digunakan dan kotak penyimpanan lensa kontak tiga bulan sekali agar tetap terjamin kebersihannya.

7. Jika Anda mengenakan lensa kontak sekali pakai, Anda tidak perlu membersihkannya karena lensa ini tidak didesain untuk kembali digunakan. Jangan pernah menggunakan lensa kontak sekali pakai lebih dari sehari.

Penulis : Ririn Rinawati Agustin, Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta.

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *