oleh

Pekerjaan TPT Jadi Soal, Kades dan BPD Langkapsari Banjaranyar Angkat Bicara

CIAMIS | BBCOM | Pejabat sementara Kepala Desa Langkapsari, Jajang Nurjaman angkat bicara, setelah adanya pergunjingan sebagian warga yang mempersoalkan Pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di jalan Bayangkara Desa Langkapsari Kecamatan Banjaranyar Kabupaten Ciamis.

Jajang menyayangkan sekali terkait adanya tuduhan yang menyebutkan pembangunan tersebut diduga terdapat kesalahan dalam penggunaan anggaran pekerjaan.

“Dalam pembangun TPT yang menggunakan anggaran Dana Desa, dengan nominal anggaran sebesar Rp 30.978.000,- saya rasa sudah sesuai perencanan dan aturan. Dalam pelaksanaan nya pun, kami sudah melibatkan Tim Pelaksana Kerja (TPK) setempat,”

Lanjut jajang, terkait munculnya anggaran pembangunan tersebut, memang awalnya Rp16.000.000,- Namun, karena adanya perubahan aturan maka di lakukan perubahan APBDes. Perubahan tersebut dengan dasar perubahan anggaran DD untuk Covid -19 sehingga di putuskan untuk pembangunan TPT di maksud Rp 30.978.000.

BACA JUGA  Kapolsek Pimpin Apel Operasi Yustisi Dihalaman Mako Polsek Cikijing

Pihaknya mengakui ada sedikit kelalaian, dengan tidak menyatumkan semua kegiatan  di dalam papan informasi, dan kedepannya akan segera dikoreksi.

“Saya tegaskan, dalam pelaksanaan nya bukan hanya TPT saja, ada juga pekerjaan padat karya tunai (PKT). Hanya belum di kerjakan saja, menugu pembangunan fisik tersebut selesai dahulu” tandas Jajang (Selasa/15/12/2020).

Ardi Pirmansyah, selaku Ketua BPD Desa Langkapsari pun ikut berkomentar, menyikapi permasalahan yang ada. Dia mengatakan, bawa sebelum awal pembangunan pekerjaan tersebut,pihaknya sudah membahas hal itu mulai dari perencanaan juga anggarannya bersama masyarakat setempat.

BACA JUGA  Ridwan Kamil Menilai Wilayah Jabar Selatan Perlu Pemekaran

“Dari tingkat Rt dan Rw, beserta Kepala Dusun kami undang, secara sepakat perencanaan pekerjaan tersebut di setujui bersama,”

“Kami berharap, kepada masyarakat jika ada permasalahan di Desa, agar di kaji lebih dahulu, jangan ada isu isu yang kurang baik, menyikapi ada kisruh di setiap pembangunan yang ada di Desa Langkapsari, saya menilai kurangnya komunikasi yang baik antara perangkat Desa dengan masyarakat,”

Ardi menambahkan, hingga hari ini pihak BPD belum menerima laporan adanya satu orang warga pun yang mempermasalahkan atau menyampaikan terkait adanya kejanggalan dalam hal pembangunan TPT.
(G/Hendra)

Komentar

Berita Terbaru