oleh

Pasca Banjir, Abrasi Sungai Cikaso Mulai Ancam Pemukiman

CIAMIS | BBCOM | Abrasi Sungai Cikaso terjadi pasca bencana banjir dan longsor di Kecamatan Banjaranyar dan Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. kondisinya saat ini mulai mengancam pemukiman warga sekitar. Bahkan, abrasi yang terjadi menimbulkan keresahan bagi warga yang tempat tinggalnya dekat dengan sungai.

Seperti halnya, Rumah milik Sarif di Dusun Sukahurip RT 03/02 Desa Sukasari, Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Longsoran tebing sungai tersebut terus menggerus dan kian mendekati rumahnya. Akibat dari abrasi Sungai Cikaso ini, batas antara rumah saya dan bantaran sungai hanya menyisakan beberapa meter saja tandas Syarif

Lebih lanjut Syarif mengatakan,Jarak rumah saya saat ini kurang lebih 3 – 5 Meter berdeketan dengan jembatan.Saya juga merasa khawatir dengan jembatan itu.Sebab kalau air sungai sedang meluap banyak sampah yang tidak hanyut karena terhalang besi jembatan.Bila airnya sudah agak surut baru sampah tersebut bisa pergi hanyut.Di sebrang sungai juga tanahnya sudah mulai terikis menyisakan beberapa meter lagi ke bahu jalan akses penghubung antara desa Sukasari dengan Desa Tanjungsari. Makanya dari itu saat ini saya merasa resah bila musim penghujan datang lagi.Sebab akhir akhir ini intensitas hujan tidak menentu terang Sarif, pemilik rumah kepada BBCOM Selasa (03/11/2020).

BACA JUGA  Pekerjaan Drainase Alun Alun Banjarsari Ciamis, Kembali Disoal Warga

Syarif sangat berharap kepada pemerintah untuk secepatnya menanggulangi ini semua agar supaya kami beserta warga sekitar sini merasa tenang pungkasnya

Pantauan BBCOM di lapangan, selain mengancam rumah warga dampak dari abrasi Sungai Cikaso tersebut banyak sekali menyisakan tumpukan sampah kayu dan pohon bambu yang tidak terbawa hanyut oleh arus air waktu banjir datang.Sampah sampah tersebut berada di kiri kanan bantaran sungainya

BACA JUGA  Kapolsek Banjarsari Monitoring Dapur Umum Korban Bencana.

Warga berharap kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten atau kepada dinas instansi terkait yang membidanginya khususnya Sumber Daya Air ( SDA ) Provinsi atau Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) Citanduy untuk mengupayakan segera membuatkan Bronjong atau Geobag untuk di lokasi longsoran bantaran sungai tersebut. Mengingat banyak pemukiman warga juga yang keberadaannya saat ini tengah terancam longsor. (ags)

Komentar

Berita Terbaru