Menjual Berbagai Kebutuhan Pokok

18 Juni 2019 / 21:28 WIB Dibaca sebanyak: 213 kali 1 Komentar

Suara riuh antar pedagang dan pembeli tak begitu terdengar. Tidak seperti Pasar Tradisional lainnya, terdengar teriakan tanya pembeli kepada pedagang mengenai harga bahan makanan yang hendak dibeli. Pasar Kecapi terletak di Jalan Pasar Kecapi, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pasar Kecapi merupakan Pasar Tradisional yang mempunyai 2 lokasi, yaitu berada di atas dan di bawah. Lokasi di atas adalah pasar kecapi yang sudah lama berdiri. Terlihat dari cat tembok bangunan yang sudah kotor, genteng bolong dan juga miring. Bahkan di atas genteng terdapat sarang laba-laba bergelantungan memanjang.

Lokasi Pasar Kecapi yang berada di bawah yaitu tempat peluasan Pasar Kecapi untuk para pedagang lainnya yang berjualan. Beberapa pedagang membangun tempat dagangannya menggunakan meja kayu, ditutupi genteng yang masih berwarna putih bersih dan tidak berlubang.

Tidak heran, Pasar Kecapi lengkap menjual berbagai kebutuhan, mulai dari bahan makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, bawang merah, bawang putih, cabai, tomat, daging sapi, daging ayam dan lain-lain. Kemudian, terdapat berbagai toko baju, celana, kerudung, mainan anak-anak, sepatu, tas, alat-alat rumah tangga dan toko kerajinan guci dari tanah liat.

Walaupun terlihat pedagang sayur-sayuran sepi pembeli, tidak dengan penjual ikan segar yang sibuk melayani pembeli seperti mengambil ikan dari kolam persegi panjang, menimbang berat ikan, memotong ikan dengan beberapa bagian, dan membungkus ikan dengan plastik putih.

Pasar Kecapi mudah di jangkau karena dekat dengan rumah warga, dan juga kompleks Chandra. Dengan begitu, memudahkan warga membeli segala kebutuhan rumah tangga. “Saya sering sekali membeli sayur-sayuran, dan ikan di Pasar Kecapi ini karena rumah saya dekat dari pasar,” tutur Ibu Tia yang membeli ikan segar.

Meskipun tidak banyak pembeli yang memadati Pasar Kecapi, tetapi karena di Pasar Kecapi menjual berbagai barang, dan bahan makanan. Tidak heran jika ada saja pembeli yang datang silih berganti untuk membeli segala kebutuhan yang diperlukan. (Noviyanti – Politeknik Negeri Jakarta).

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *