“Mendukung Gerakan Transaksi Non Tunai” Pemkot Luncurkan Bandung Smart Card

14 Agustus 2018 / 09:01 WIB Dibaca sebanyak: 105 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom-Meluncurkan Bandung Smart Card, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggandeng delapan lembaga perbankan, yaitu Bank bjb, BNI, BRI, BTN, BCA, Bank Mandiri, Bank Mega, dan Bank Woori Saudara. Bank-bank ini akan berintegrasi ke dalam satu kartu pembayaran non-tunai di bawah koordinasi Bank Indonesia.

Kerja sama Bandung Smart Card ditandatangani hari ini, Senin (13/8/2018), di Plaza Balai Kota Bandung oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil didampingi Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial dengan perwakilan lembaga perbankan. Usai penandatanganan kerja sama, wali kota dan wakil wali kota melaunching Bandung Smart Card.

Wali Kota saat launching mengatakan, delapan lembaga perbankan yang siap dan akan memasyarakatkan transaksi non tunai atau cashless menggunakan Bandung Smart Card. Awalnya, Bandung Smart Card hanya ada dua bank yang siap bekerja sama. Namun kemudian berkembang menjadi delapan bank.

Bandung Smart Card, lanjut wali kota, merupakan wujud komitmen Pemkot Bandung dalam mendukung Gerakan Transaksi Non Tunai yang digagas Bank Indonesia. Dengan satu kartu, warga tidak lagi menggunakan uang tunai untuk bertransaksi keuangan.

“Karena sudah semuanya tercover. Maka ke manapun sekarang kami imbau warga Bandung untuk melaksanakan transaksi nontunai atau cashless,” katanya.

Wali kota meminta bank memperluas jejaring “merchant” yang dapat memberi manfaat lebih kepada pengguna BSC. Dengan begitu, kartu pintar ini tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk transaksi pelayanan publik tetapi juga untuk kebutuhan lain.

“Kalau bisa semuanya non tunai atau cashless. Kami juga berharap kepada perbankan memperluas vendor-vendor atau pihak ketiga yang menerima Bandung Smart Card ini sehingga segala transaksi sekarang bisa menghindari tunai,” ujarnya.

Wali kota mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bandung untuk memanfaatkan fasilitas Bandung Smart Card untuk segala kebutuhan. Ia berharap, Kota Bandung bisa menjadi percontohan penggunaan transaksi non-tunai di Indonesia.

“Mudah-mudahan ke depan dilanjutkan lagi nanti oleh Pak Oded sebagai wali kota terpilih, maka Kota Bandung harus jadi kota percontohan. Segalanya sudah nontunai,” katanya.

Sumber : Nurul – Humas kota Bandung

 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *