Mendag : Tindak Tegas Pelaku Penimbunan Sembako

BANDUNG BBCom-Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan dalam mendukung ketersediaan dan stabilisasi harga barang kebutuhan pokok, pemerintah melarang pelaku usaha untuk melakukan penimbunan/spekulasi sesuai amanat Perpres 71/2015 dan akan menindak tegas pihak-pihak yang melakukan pelanggaran.

“Distributor, subdistributor, dan agen yang memperdagangkan barang kebutuhan pokok juga diatur melalui Permendag No 20/M-DAG/PER/3/2017 tentang Pendaftaran Pelaku Usaha Distribusi Barang  Kebutuhan Pokok,” kata Mendag dalam Forum Koordinasi Bidang Perdagangan di Bandung, Rabu (24/5/2017)

Mendag juga menugaskan jajaran eselon I Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengawal target inflasi 2017 sekitar  4% + 1% dipengaruhi fluktuasi harga barang kebutuhan pokok.

“Langkah-langkah yang telah diambil yaitu koordinasi dengan instansi terkait koordinasi dengan pelaku usaha serta penugasan Bulog untuk stabilisasi harga,” ujarnya.

Langkah-langkah tersebut termasuk rapat koordinasi dan pemantauan langsung, serta fasilitasi penyediaan gula, minyak goreng, dan daging beku sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Enggar mengungkapkan, dalam sebulan terakhir pemantauan Kemendag, harga barang kebutuhan pokok stabil bahkan cenderung turun, kecuali bawang putih yang sedikit naik hampir di seluruh provinsi akibat berkurangnya pasokan ke pasar.

“Hasil rakor dan pantauan lapangan di gudang BULOG, PPI, dan distributor di daerah menunjukkan, stok barang kebutuhan pokok khususnya beras, gula, tepung terigu, dan minyak goreng cukup  untuk memenuhi kebutuhan Puasa dan Lebaran 2017. Ini juga didukung data prognosa Kementerian Pertanian,”pungkasnya.  (hms/pem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *