oleh

Lolosnya Alisyah, THR Masyarakat Sumatera Selatan

PEDAMARAN | BBCOM | Ini kali empat Alisyah tampil di panggung besar Indosiar dalam ajang Liga Dangdut atau LIDA 2021. Dengan modal awal sebelum tampil yang bersumber dari sms dan vote yang mencapai 31,32%. Pada penampilan 11 Mei 2021 di TOP 28 LIDA grup lima, Alisyah berduet dengan Wulan membawakan lagu berjudul Pertemuan yang dipopulerkan oleh Rita Sugiarto dan sukses mendapatkan lima apresiasi dari dewan juri.

Usai tampil, Alisyah Bersama Wulan mendapatkan evaluasi dari beberapa juri untuk menyanyikan ulang lagu yang sudah di bawakan tersebut. Namun saat Alisyah mencoba untuk menyanyikan lagi lagu tersebut, terjadi insiden mic Alisyah mati hingga dua kali, disini Alisyah terlihat merasa gugup dan tidak fokus.

Akhirnya Dewi Persik selaku perwakilan dari juri memberikan teguran ke Alisyah “kalau insiden mic mati jangan di jadikan sebuah alasan serta memberikan teguran untuk pihak yang bertanggung jawab atau floor director. Dengan adanya insiden itu, maka para host program LIDA memanggil pihak yang bertanggung jawab atas insiden mic yang mati.

Kemudian datanglah seorang pegawai yang mengaku sebagai karyawan baru, ia mendapatkan banyak kritikan dari pada host. Para host meminta pegawai baru itu untuk bernyanyi dan alangkah terkejutnya Alisyah bahwa pegawai baru itu adalah Ikke Nurjanah yang merupakan idola dari Alisyah. Insiden mic mati ini adalah prank yang sudah disiapkan untuk Alisyah agar dia bisa bertemu dengan Ikke Nurjanah selaku idolanya.

BACA JUGA  Pentingnya Organisasi

Ketua Persatuan Perantau Pedamaran Nasional (PPPN) Iwanto Kitum menuturkan,  lolosnya Alisyah kebabak TOP 21 LIDA INDOSIAR 2021 dengan perolehan akhir hasil akumulasi sms dan vote yang mencapai 29.28%. Bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1442 H bisa dijadikan sebagai THR untuk masyarakat Sumatera Selatan pada umumnya serta masyarakat Pedamaran pada khususnya. Selanjutnya perjuangan Alisyah semakin berat dan keras, karena semua peserta yang lolos merupakan peserta terbaik, hal ini sudah dapat dipastikan para pendukungnya tidak inginkan Duta Provinsi kesayangannya tersenggol.

Dikatakan Iwanto, saking populernya nama Alisyah LIDA 2021 di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ribuan orang pedukungnya tak ingin terlewatkan setiap penampilan Alisyah, bahkan Nobar digelar hampir disetiap desa, mereka sampai menyediakan layar proyektor untuk nonton bersama konser tersebut.

“Ini juga berlaku bagi kita selaku masyarakat Sumatera Selatan dan Pedamaran untuk terus memberikan dukungan kepada Alisyah agar dapat membawa pulang piala LIDA 2021 ke Sumatera Selatan”. Pungkasnya saat dihubungi media ini (11/5/2021). (pani)

Bravo Alisyah.. Bersamo Kito Pacak.. Maju Sikok Maju Galo.

 

Komentar