Komisi V DPRD Jabar, Kunjungi Panti Sosial, Evaluasi Anggaran Kegiatan Triwulan I-II Tahun 2018

15 November 2018 / 18:33 WIB Dibaca sebanyak: 440 kali Tulis komentar
Bagikan

BANDUNG BBCom-Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat monitoring kerja ke Panti Sosial Rehabilitasi Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus di Pagaden, Kabupaten Subang. Kunjungan terkait dengan Evaluasi Anggaran Kegiatan Triwulan I Dan Triwulan II Tahun Anggaran 2018 serta memonitoring lapangan sarana prasarana SDM dan untuk mengetahui perkembangan anak anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Sahromi mengatakan, untuk merealisasikannya harus ada koordinasi dengan pihak terkait demi mensejahterakan anak-anak di panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

“Sudah seharusnya untuk kebutuhan khusus ini kita pastikan agar dapat sepresentatif mungkin,” ujar Sahromi di Pagaden, Kabupaten Subang, Jumat pekan lalu.

BACA JUGA  Iwa Berharap Kehadiran Taxi Sembrani Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Sahromi berharap, anak-anak di panti ini bisa menjadi generasi penerus bangsa serta menjadi pemimpin bangsa indonesia ini untuk itu Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan pengawalan dan pengawasan demi masa depan yang cerah, bagi anak anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

“Hal penting yang diprioritaskan pengawasannya, untuk masa depan anak-anak juga,” katanya.

Kepala Panti Sosial Rehabilitasi Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus, Muhamad Nizar mengapresiasi Komisi V yang terus memberi support kepada panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus. Pasalnya, sarana dan prasarana yang memadai harus terpenuhi secara bertahap.

“Support dari dewan ini sangat penting, untuk menigkatkan pelayanan juga,” ujar Nizar. Nizar juga mengatakan, ada beberapa point penting yang menjadi catatan khusus untuk terus dikawal Oleh Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, diantaranya kemudahan akses pendidikan bagi anak anak panti. Kemudahan hak-hak sipil anak-anak panti mengingat masih banyaknya anak panti yang belum mempunyai akta kelahiran, serta fasilitas kesehatan untuk seluruh anak anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

BACA JUGA  DPRD Jabar Berharap BUMDES Dapat Jadi Motivasi Desa

“Fasilitas kesehatan salah satu yang ingin kita miliki agar dapat terkontrol,” tandasnya. Sementara Itu Hadir dalam kunjungan tersebut anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Ikhwan Fauzi dan Ade Anwas. (hms/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *