Kekompakan Pimpinan dan Personel Perkuat Jiwa Korsa Damkar Kota Cirebon

KOTA CIREBON | BBCOM – Kekompakan antara pimpinan dan personel menjadi faktor penting dalam memperkuat jiwa korsa di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cirebon.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris DPKP Kota Cirebon, David Hanry, mewakili Kepala DPKP Andi Riskiyanto, saat ditemui wartawan, Selasa (14/7/2026).

Menurut David, kepemimpinan yang suportif, transparan, humanis, serta terlibat langsung dalam setiap kegiatan di lapangan mampu meningkatkan semangat kerja personel. Sikap tersebut membuat anggota merasa dihargai sehingga tercipta sinergi dan solidaritas yang kuat dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

“Ketika pimpinan hadir dan terlibat langsung di lapangan, personel akan merasa dihargai. Hal itu memperkuat jiwa korsa, membuat tim lebih solid, dan siap menghadapi kondisi darurat apa pun,” ujarnya.

David menjelaskan, terdapat sejumlah prinsip yang terus diterapkan untuk menjaga kekompakan di internal DPKP, di antaranya membangun komunikasi yang terbuka, memangkas jarak birokrasi antara pimpinan dan bawahan, serta menciptakan suasana kerja yang nyaman dan saling menghargai.

Ia menambahkan, kehadiran pimpinan di lapangan maupun di lingkungan kantor juga menjadi suntikan moral bagi anggota. Melalui komunikasi dan saling berbagi pendapat, personel dapat bekerja lebih percaya diri, terutama saat menghadapi situasi krusial.

“Keberadaan pimpinan di tengah anggota memberikan motivasi tersendiri. Hal itu menjadi penyemangat bagi personel ketika menjalankan tugas di lapangan,” katanya.

David menegaskan, jiwa korsa dan solidaritas merupakan modal utama dalam setiap operasi pemadaman maupun penyelamatan. Slogan “Pantang Pulang Sebelum Padam”, menurutnya, menjadi wujud komitmen bersama seluruh jajaran DPKP untuk menuntaskan setiap tugas.

“Operasi pemadaman membutuhkan kerja sama yang presisi. Personel harus saling percaya, baik antara pimpinan maupun anggota. Kebersamaan dalam menghadapi risiko di lokasi kejadian menjadi ikatan emosional yang semakin memperkuat solidaritas seluruh personel,” pungkasnya. (bud/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *