oleh

Kedapatan Bawa Pisau Seorang Pemuda di Indralaya Diamankan

INDRALAYA | BBCOM | Seorang pemuda di Indralaya diamankan polisi karena kedapatan membawa pisau saat beraktivitas di tempat umum.

Kronologinya, pemuda bernama Febrian Valentino alias Febri disetop petugas Satlantas Polres Ogan Ilir saat melintas di depan Taman Pancasila Indralaya pada Senin (8/11/2021) petang sekira pukul 17.00.

“Saat diminta menunjukkan kelengkapan surat kendaraan, yang bersangkutan membuang sesuatu. Ternyata pisau yang diselipkan di pinggang,” kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, melalui Kapolsek Indralaya Iptu Herman Romlie, Selasa (9/11/2021).

Petugas Satlantas lalu meminta Febri mengambil pisau yang dibuangnya itu.

BACA JUGA  Begini Cerita Polisi Bongkar SIM Palsu Di Kab Lahat

Polsek Indralaya yang mendapat laporan kepemilikan senjata tajam, lalu menuju poslantas di Timbangan, Indralaya Utara.

Oleh petugas, Febri dibawa ke Mapolsek Indralaya beserta barang bukti pisau dan sepeda motor yang dikendarainya.

“Yang bersangkutan sedang kita periksa apakah senjata tajam ini digunakan untuk tindak kejahatan atau apa,” terang Herman.

Dia meminta masyarakat untuk tidak menenteng senjata tajam saat beraktivitas di luar rumah.

Herman menjelaskan, membawa, menyimpan, memiliki dan menguasai senjata tajam jenis pisau penusuk yang bukan profesinya, diatur dalam Pasal 2 Ayat (1) Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

BACA JUGA  Bareskrim Ungkap Penipuan Investasi Obligasi, Kerugian Mencapai Rp 39 M

“Kami imbau kepada masyarakat jangan bawa senjata tajam apalagi seperti yang dilakukan saudara (Febri) ini. Ancaman hukumannya bisa penjara belasan tahun,” jelas Herman.

Sementara Febri hanya bisa pasrah saat dipaparkan di Mapolsek Indralaya beserta barang bukti pisau.

Pemuda 20 tahun ini mengaku tak bermaksud melakukan tindakan kejahatan dengan pisaunya itu.

“Hanya untuk jaga-jaga saja. Sumpah,” kata Febri singkat.(Hms)

Komentar