,

HKP ke 47 Resmi di Tutup Wakil Walikota Banjar

12 Juli 2019 / 15:25 WIB Dibaca sebanyak: 197 kali 1 Komentar

BANJAR, BBCOM – Acara Hari Krida Pertanian (HKP) ke 47, resmi di tutup, Jumat (12/7/019), Dihari penutupan Wakil Walikota Banjar, Nana Suryana menyempatkan mengunjungi stand Komunitas TARAP (Tarum Areuy Produk), yang sehari sebelumnya juga sempat di kunjungi oleh Walikota Banjar Hj Uu Sukaesih.

Kunjungan tersebut tidak lain terkait pengembangan Tanaman Tarum Areuy salah satu tanaman langka yang menghasilkan pewarna alami, yang kedepanya bisa di jadikan salah satu produk ikon untuk kota Banjar,Jawa Barat.

Wakil Walikota sangat antusias dan menyambut positif apa yang di lakukan komunitas TARAP, dalam mengembangkan sekaligus membudidayakan tarum areuy yang ikut terlibat dalam program PMKS, dan meyarankan untuk bersinergis dengan Program Desa/kelurahan terutama program Kotaku.

“Ini sangat bagus prospek kedepanya coba lah bersinergis dengan program yang ada di Desa/Kelurahan terutama dengan program KotaKu,”kata Wakil Walikota.

Sementar Yadi Supriyadi selaku pendiri Komunitas Tarap sekaligus Sekjen LGI DPW Priangan,mengucakan trimakasih atas kunjunga. Walikota dan juga Wakil Walikota semoga pengembangan dan budidaya tarum areuy ini akan segera mengatasi permasalahan permasalahan lingkungan dan PMKS yang ada di kota Banjar.

“Lewat budidaya tarun areuy semoga ini langkah awal, walau sebenarny sudah cukup lama, pengembangan dan budiday tarum ini kami lakukan, dan di HKP kali ini alhamdulilah para pemimpin Kota Banjar bisa menyempatkan mengunjungi stand kami sekaligus bisa berbicara lebih jauh tujuan budidaya tarum areuy ini,” ujar Yadi.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Wisnu Kuncoro Ketua LGI DPW Priangan mengungkapkan, ke ikutsertaan tarum areuy di HKP Kota Banjar yg ke-47 ini merupakan sebuah kesempatan yang bagus, apalagi Walikota dan Wakil walikota banjar menyempatkan diri utk mampir ke stand tarum.

“Saya sangat berharap agar seluruh rekan-rekan yg tergabung di dalam Komunitas Tarap dan LSM LGI bisa sepenuhnya fokus untuk mendukung salah satu program kita ini yaitu pengembangan dan pemanfaatan Tarum Areuy,” ujarnya

Dia juga mengajak kepada seluruh anggota nya untuk mensukseskan program pengembagan tarum areuy sehingga dapat membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan dan PMKS.

“Tujuan akhir dari Program Kerja ini adalah dapat memandirikan masyarakat, memampukan masyarakat, dan membangun kemampuan untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik secara seimbang.”Pungkas nya.(Johan)

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *