oleh

H. Mirza Agam Gumay, SM.Hk, Ajak Masyarakat Bangun Nilai Kebangsaan

Beberapa tahun belakangan ini, rasa nasionalisme dan kejiwaan masyarakat terhadap 4 pilar kebangsaan semakin berkurang . Memang banyak faktor yang menyebabkannya. Pergeseran nilai budaya, masuknya pengaruh luar yang cukup kuat. Bahkan, yang lebih memprihatinkan selain kondisi saat ini banyak yang tidak hafal poin-poin dari Pancasila.

 

CIANJUR | BBCOM | Anggota DPRD Provinsi Jawa H. Mirza Agam Gumay, SM.Hk menggelar kegiatan Citra Bhakti/ Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan “Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan” di Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur. Senin, (15/3/21).

Mirza Agam Gumay, menjelaskan maksud tujuan pelaksanaan kegiatan empat pilar kebangasaan ini yaitu untuk membangun semangat nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai konstitusi bagi masyarakat Kabupaten Cainjur khususnya kaum milenial.

Empat (4) Pilar Kebangsaan  sangat penting sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi (Pancasila), konstitusi (UUD 1945), persatuan dan kesatuan (NKRI) , serta semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika).

Dikatakan Agam menambahkan, hal tersebut perlu disosialisasikan kepada masyarakat terutama di Kabupaten/kota, menimbang saat ini Indonesia sedang di era permasalahan global yaitu pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap kondisi sosial dan ekonomi ditengah masyarakat.

Dalam mengatasi dan menangani pendemi Covid-19 serta memutus mata rantainya, bukan semata menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi menjadi tanggungjawab kita bersama. Untuk itu, kita harus bergotong royong,  bahu membahu, sesama anak bangsa dengan jiwa dan semangat nasionalisme dan penuh kepedulian terhadap lingkungan.

Politisi Gerindra ini mencontohkan, Pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 terus mengingatkan dan mengajak masyarakat untumk mematuhi, mentaati dan disiplin terhadap prokol kesehatan 3M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.

Kalau itu disadari oleh seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya Prokes 3M, saya yakin tingkat persebaran covid 19 di Kabuapten Cianjur ini akan cepat berkurang bahkan memutus mata rantai covid-19,  ujarnya.

Lebih lanjut, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 4 (Kabuapten Cianjur) ini,  beberapa tahun belakangan ini, rasa nasionalisme dan kejiwaan masyarakat terhadap 4 pilar kebangsaan semakin berkurang . Memang banyak faktor yang menyebabkannya. Pergeseran nilai budaya, masuknya pengaruh luar yang cukup kuat. Bahkan, yang lebih memprihatinkan selain kondisi saat ini banyak yang tidak hafal poin-poin dari Pancasila.

Yang cukup memprihatinkan kata Wakil Bupati Garut periode 2004-2009 ini, alih-alih untuk mengimplementasikan di lingkungan masyarakat, bahkan setidaknya mengetahui atau hafal secara lisan pun masih banyak yang belepotan. Inilah yang perlu ditanamkan dalam lingkungan sosial masyarakat.

Secara harfiah, sebelum mengimplementasikan, harus mengetahui terlebih dulu apa saja poinnya. Karena itu, sosialisasi 4 pilar perlu diperkenalkan sejak dini dilingkungan masyarakat. Terutama kalangan remaja dan pemuda yang rentan dalam berbangsa dan bernegara karena arus pengaruh negatif, ujar Agam yang kini duduk di Komisi I DPRD Jabar ini.

“Maka dari itu, saya secara pribadi selalu mensosialisasikan kegiatan empat pilar ini di simpul-simpul pemerintahan melalui tokoh pemuda yang terpilih dan diharapkan bisa mensosialisasikan nilai-nilai tersebut kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, sebagai wakil rakyat sudah menjadi kewajiban kami untuk turut serta dalam mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan ini  kepada  semua lapisan masyarakat, agar semangat nilai-nilai kebangsaan, dan nilai-nilai konstitusi tetap terjaga dan terwariskan  bagi masyarakat Kabupaten Cianjur khususnya, dan seluruh Indonesia pada umumnya. Tandasnya. (adikarya /dd).

BACA JUGA  Terkait Pembahasan dan Penyusunan Raperda, DPRD Jabar Studi Banding Ke Jatim

Komentar