H-3 Puncak Arus Mudik Pantura,Kendaraan Padati Jalan bypass Kota Cirebon

KOTA CIREBON | BBCOM – H-3 Lebaran Idul Fitri, Gelombang arus mudik di Jalur Pantai Utara (Pantura) Cirebon mulai padat. Puluhan ribu kendaraan, terutama sepeda motor, tampak memadati ruas jalan sejak dini hari.

Hasil pantau bandungberita, di lapangan menunjukkan gelombang pemudik motor yang menuju arah Jawa Tengah dan Jawa Timur mendominasi arus lalu lintas. Sementara itu, kendaraan besar seperti bus dan truk justru terlihat lebih banyak mengarah ke Jakarta.

Kondisi ini dipengaruhi oleh penerapan rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) di ruas tol dari Jakarta menuju Jawa Tengah, sehingga kendaraan besar dialihkan ke jalur arteri Pantura.

Data hari ini dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat, sebanyak 75 ribu lebih kendaraan melintas di jalur Pantura pada Rabu (18/3) hingga pukul 15.00 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Cirebon, Andi Armawan, menyebutkan mayoritas kendaraan tersebut merupakan sepeda motor.
“Dari total kendaraan, sebanyak 75 ribuan unit merupakan roda dua,” ujarnya.

Ia menegaskan, angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan arus mudik yang diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.

Pantauan pada Posko Angkutan Lebaran 2026 di kawasan Pemuda – By pass sampai terminal harjamukti, arus kendaraan terlihat padat merayap, terutama dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Di sisi lain, arus kendaraan dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta juga terpantau ramai, meski didominasi kendaraan besar seperti truk logistik dan bus.

“Hal ini karena kendaraan besar tidak diperbolehkan melintas di jalan tol saat pemberlakuan one way, sehingga dialihkan ke Pantura,” jelas Andi.

Dishub memprediksi volume kendaraan akan terus meningkat seiring mendekati puncak arus mudik.

Namun di balik tingginya mobilitas tersebut, risiko kelelahan pengendara juga menjadi perhatian serius.

Banyak pemudik yang menempuh perjalanan jauh sejak dini hari, sehingga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dishub Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah posko pengamanan serta titik istirahat bagi pemudik di sepanjang jalur Pantura.

“Pemudik kami imbau untuk memanfaatkan rest area yang tersedia agar bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.

Petugas diposko juga terus melakukan pemantauan arus lalu lintas secara berkala guna memastikan kelancaran serta keselamatan para pemudik.pungkas Andi.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *