Forum Peduli Gempa Pamarican Akan Gelar Aksi Kembali Ke DPRD dan Pendopo Ciamis

14 September 2020 / 08:14 WIB Dibaca sebanyak: 518 kali Tulis komentar
Bagikan

CIAMIS | BBCOM | Ratusan orang korban Bumi Gempa 2017, yang tergabung dalam Forum Peduli Gempa Pamarican berencana akan kembali menggelar aksi, guna mempertanyakan kembali kepada para Wakil Rakyat di DPRD Ciamis, dan Pendopo Kabupaten Ciamis, dalam waktu dekat ini.Rencana tersebut diperoleh dari Koordinator Korban Gempa Pamarican, Yanto (41), Senin (14/09/2020).

Ketika di temui awak media,Yanto mengungkapkan bahwa dirinya bersama ratusan orang korban Bumi Gempa 2017, berencana akan kembali menggelar aksi, guna mempertanyakan kembali kepada para Wakil Rakyat di DPRD Ciamis, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, terkait Dana Stimulan, bagi para korban Gempa, yang hingga kini belum terealisasi,dan tidak ada kejelasan. 

BACA JUGA  Kelompok Tani Mulus Rahayu Panen Perdana Jagung

” Para korban Gempa Tahun 2017 lalu, pada Tanggal 25 Februari 2020, pernah mendatangi kantor DPRD Ciamis, guna melakuan audien”

Ketika itu para korban Gempa didampingi DPK APDESI Kecamatan Pamarican, diterima oleh Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis, yang diketuai oleh Bapak Sarif Sutiarsa,ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut Komisi D DPRD Ciamis, berjanji untuk mendampingi para korban Gempa 2017, untuk mendatangi DPRD Jabar, dan Komisi X DPR RI, agar BNPB mencairkan Dana Bantuan Stimulan Rehab, untuk para korban Gempa Tahun 2017, di Ciamis.  

Yanto, menambahkan untuk kedatangan para korban Gempa Tahun 2017 ke DPRD Ciamis, dan Pemkab Ciamis, berencana akan membawa masa (korban Gempa Bumi) lebih banyak lagi, dan akan pendapatkan pendampingan dari pengurus DPK APDESI Kecamatan Pamarican, dan para Tokoh Forum Peduli Pamarican,imbuhnya.

BACA JUGA  Air Sungai Citalahab Meluap. Tanggul Kertajaya Jebol

Untuk diketahui bersama, bahwa wilayah Kabupaten Ciamis, dan sekitarnya pada Hari Jum’at, 15 Desember 2017, sekitar pukul 23.47, dilanda musibah Gempa Bumi berkekuatan 6,9 SR. Ribuan rumah dan fasilitas umum lainnya mengalami kerusakan. Sekitar 312 unit mengalami kerusakan parah, rusak sedang 1.412 unit, dan rusak ringan sebanyak 3.999 unit.(Gezul/Hendra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *