Empati Terhadap Pedagang Terkena Dampak Revitalisasi, Polsek Ciparay Gelar Car Free Day

KAB. BANDUNG | BBCOM | Empati terhadap para pedagang yang terkena dampak revitalisasi alun -alun Ciparay, Ppolsek Ciparay Polresta Bandung Polda Jabar bekerja sama dengan para Pedagang  yang biaasa mangkal di Alun -alun Ciparay, dari Pukul 06 : 00 WIb hingga Pukul 12 :00 wib. Mengadakan Car Free Day untuk berdagang di Ruas Jalan Pamageursari alun -alun Ciparay sampai dengan perapatan Kantor Koramil Ciparay,Sabtu (5/8/2023).

Kegiatan Car Free Day tersebut rencananya akan dilaksanakan selama Dua Hari, mulai dari Hari Sabtu 5 Agustus sampai Hari Minggu 6 Agustus tahun 2023.

Disela peninjauan Kapolsek Ciparay Iptu  Deden Noviyanto,S.SH. Pada awak media menyampaikan, kegiatan car free day ini bertujuan salah satu kerjasama dengan para pedagang kaki lima warga masyarakat wilayah hukum Ciparay yang kena terdampak dalam revitalisasi alun-alun Ciparay. 

“Kenapa kita adakan car free day ini, untuk mengakomodir para pedagang yang berjualan di dalam alun-alun yang selama ini karena dampak terhadap pembangunan revitalisasi, ” ujarnya. 

Sambung Deden Noviyanto, Sebelum kami melaksanakan car free day ini, kami juga sudah berkomunikasi dengan pihak terkait baik pihak Kecamatan dan lainya.  

“Kita juga sudah tersurat, pada intinya mereka sangat mendukung sebagai wujud sayang forkopimcam terhadap masyarakat di wilayah Ciparay,”tuturnya.

Adapun jumlah anggota yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan kegiatan ini menurutnya, sebanyak 39 anggota Polri yang melakukan pengamanan di titik-titik rawan kemacetan yang mungkin mengganggu Juga fasilitas daripada keluarga yang menggunakan jalur lalu lintas khususnya di sekitaran jalan alun alun, “ucapnya.

Lebih jauh Deden Noviyanto  mengatakan, bahwasanya kegiatan yang serupa juga akan dilaksanakan selama kegiatan revitalisasi alun -alun Ciparay. Kalau sudah selesai drevitalisasi , mungkin tempat mereka sudah terpasang lagi.

“Kami juga mungkin kedepanya akan dievaluasi tidak selamanya akan dilaksanakan. Tapi sudah selesai, mungkin kita analisa dan evaluasi pedagang yang terdaftar, ” Imbuhnya. 

 Sesuai dengan informasi dari di lapangan lanjut Deden Noviyanto, kurang lebih 40 pedagang yang ikut kegiatan ini selama Dua Hari dari Hari Sabtu dan Minggu. Cuman kelihatannya setelah saya melakukan survei ke lapangan ada beberapa titik rawan kemacetan . 

“Kita selaku Pengayom harus melindungi juga keterhambatan warga, jangan sampai gara-gara ada kegiatan ini ada dampak negatif  . Kemungkinan jadwal yang sudah fix, akan kita rubah mungkin hari Minggu itu pun lihat daripada dinamika di lapangan, “bebernya.

Kapolsek Ciparay berharap dengan adanya kegiatan seperti ini, mungkin dari pihak kepolisian yang pertama adalah terjadinya sebuah komunikasi antara pihak kepolisian dengan warga masyarakat yang ada di wilayah hukum Ciparay khususnya para pedagang kaki lima, “pungkasnya. 

Dengan adanya kegiatan Car Free Day yang di Gelar oleh Polsek Ciparay itu, para PKL yang terkena dampak revitalisasi alun alun Ciparay merasa bahagia seperti yang diungkapkan Ibu Tuti salah satu pedangang Kopi, dirinya merasa bersyukur ada  tempat untuk berjualan , ” ungkapnya. 

Ia mengucapkan terimakasih pada Polsek Ciparay yang telah memberikan kelonggaran untuk berjualan di pinggir jalan secara gratis selama pembangunan alun -alun Ciparay.

“Mudah -mudahan dengan adanya kegiatan ini jadi solusi buat kami untuk menutupi kebutuhan  se hari -hari , ” ungkap Tuti dengan ekspresi wajah gembira . (uden)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *