oleh

Drs. Rohana, MM : Target PAD Tahun Ini Optimis Tercapai

BANDUNG | BBCOM | Meski dalam situasi pandemi Covid-19, Samsat Bandung Tengah terus berupaya memberikan pelayanan terhadap masyarakat Wajib Pajak (WP). Selain peningkatkan pelayanan, pihak Samsat juga telah memberikan keringanan kepada WP dalam membayaran pajak kendaraannya seperti saat ini masih diberlakukan program Triple Untung yang  dimulai dari 1 Agustus – 23 Desember 2020. Dalam pelayanannya kepada WP pihak samsat juga telah menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat. Demikian dikatakan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D ) Kawaluyaan Kota Bandung Rohana melalui Kepala Pendataan dan Pendapatan Prio Edi diruang kerjanya belum lama ini.

Dikatakannya, untuk pelayanan tetap berjalan seperti biasa namun dengan adanya Covid – 19 saat ini petugas kita mengedepankan protokol kesehatan, setiap pengunjung yang datang ke kantor harus mengunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan tidak berkerumun.

BACA JUGA  Jendral TNI Mulyono Pimpin Sertijab Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat.

“Kita optimis dan berupaya akan capai target pajak, dan selalu berupaya bersinergi dengan mitra kepolisian, Jasa Raharja dan Bank BJB, karena sama sama meningkatkan pelayanan supaya pencapaian target pajak tercapai per tanggal 15 September 2020 masih di 62 persen dari 472 miliar” Ujar Prio.

Ia menambahkan, target pajak kendaraan di samsat Kawaluyaan BBN 1 sebanyak Rp 125 miliar pencapaiannya tersebut sudah 93 persen, dan BBN 2 Rp. 1,4 miliar  pencapaiannya kurang lebih 82 persen. “Walaupun proses pencapaiannya berbeda insyaalah target pajak semuanya optimis akan tercapai” ucapnya

BACA JUGA  Dirlantas Tanggapi Terkait Kasi STNK dan Kapus Samsat Bandung Timur "Susah di Temui"

Dari jumlah 10 Kecamatan ada beberapa titik pelayanan yang masih berjalan namun dikhawatirkan akibat pandemi ini ada pengurangan armada samsat keliling dari lokasi pelayanan tersebut.

Ditempat terpisah, Pamin 3 Samsat Kawaluyaan Ipda Ujang Komarudin diruang kerjanya mengatakan, sangat prihatin sekali dengan adanya Covid -19 saat ini hingga sebagian pelayananan banyak batasi di tempat tertentu, kemungkinan setiap orang akan membatasi dirinya untuk keluar rumah dalam hal ini membayar pajak, salah satunya tidak lagi melaksanakan operasi gabungan yang setiap tahun kita laksanakan, dengan segala upaya kita terkait dalam pelayanan di samsat Kawaluyaan ini kita harapkan dapat berjalan lancar. Kata Ujang (*)

Komentar