Dispora Jabar Siapkan Atlet Pelajar Untuk Berlaga di Popwilnas Solo

1 November 2018 / 13:24 WIB Dibaca sebanyak: 249 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom-Jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Nasional (POPWILNAS) Tahun 2018, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat mempersiapkan kontingen atlet pelajar yang siap berlaga.

Menurut Kadispora Jabar, Prof. Dr. H. Yudha M. Saputra M.ed. demi ketertiban dan kelancaran seleksi atlet pelajar yang akan berlaga di Solo Jawa Tengah nanti, para atlet dan pelatih dimohon untuk memperhatikan hal hal yang telah disepakati bersama.

Dikatakan, seluruh atlet pelajar dan pelatih harus membawa perlengkapan latihan dan pertandingan cabang olahraga (cabor) masing-masing atlet.

Swlain itu, seluruh peserta seleksi (atlet) wajib membawa berkas seperti fotocopy akte kelahitran Ijazah terakhir, nilai raport terkhir dan Pas Photo berwarna sesuai ukuran yang diminta panitia.

Adapun poin surat yang dikirim tersebut, panitia tidak menanggung transportasi akomodasi dan konsumsi bagi
pengantar/pendamping atlet. Serta harus dilampiri surat izin meninggalkan pekerjaan atau sekolah.

“Hal tersebut harus difasilitasi oleh instansi Kabupaten/Kota terkait,”ujar Kadispora Jabar Kamis (1/11).

Sementara Kepala Seksi Olahraga Prestasi Dispora Jabar Nandang Rukanda menyebutkan, tiga atlet muda Kota Depok bakal memperkuat tim Jawa Barat pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Jabar di Popwilnas, 7-12 November 2018.

Pada seleksi sebelumnya, ketiga atlet tersebut berhasil mengalahkan 259 atlet yang berasal dari Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.

Mereka adalah Rizky Aditya Hutabarat siswa Kelas X SMA Negeri 2 Depok di cabang olahraga Sepak Takraw, lalu Muhammad Khodrat Mardhotillah dari SMA Negeri 3 Depok, dan Muhammad Adhitya dari SMA Negeri Ragunan Jakarta untuk cabor Tenis.

“Ketiga atlet itu berhak mengikuti kegiatan Desentralisasi Kontingen Pelajar Jawa Barat di Kota Bandung, 25-28 Oktober 2018,” jelasnya.

Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Depok, Andi Rahmat Dian mengungkapkan, kegiatan desentralisasi merupakan tindak lanjut dari seleksi atlet kontingen yang berlangsung pada 17-19 Oktober. Andi mengaku bangga atas keberhasilan atletnya menembus seleksi Popwilnas. (apem)

 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *