oleh

Diduga Oknum Kades Darat Menyalahgunakan DD Buat Kepentingan Pribadi

OKI | BBCOM | Diduga oknum Kepala Desa (Kades) Darat Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) telah menyalahgunakan anggaran Dana Desa (DD) buat kepentingan pribadi.

Hal ini terungkap dari seorang penagih hutang bernama Dedy, berdasarkan keterangannya menyebut, setiap melakukan penagihan hutang kepada oknum Kades tersebut, dirinya selalu mengikuti oknum kades ke salah satu bank yang ada di Kayuagung. Hal ini diungkapkan Dedy kepada wartawan yang ada di kabupaten OKI. Jumat 29/08/2022.

Dedy menambahkan, pihaknya meminjamkan berupa emas seberat lima suku kepada oknum kades Darat, bertempat di pasar Kayuagung, pada tanggal 28 April 2020 silam. Bahkan pihaknya juga meminjamkan kembali uang kepada oknum kades tersebut, sebesar Rp218 juta, pada tanggal 30 Oktober 2020.

“Alhamdullilah semua hutangnya sudah dilunasi pada tanggal 20 Maret 2022 lalu, masih tersisa Rp 20 juta lagi yang belum dibayar bukti kwitansi terlampir. Namun saya menduga uang pembayaran dari kades bersumber dari Dana Desa” Ucapnya

Dedi menambahkan, diduga oknum kades Darat tersebut bukan hanya berhutang kepada dirinya saja. Namun, dirinya meyakini oknum kades Darat diduga masih memiliki sangkutan hutang pada salah satu rentenir berinisial R yang tinggal di desa berkat SP Padang, OKI.

“Saya berharap, adanya pemberitaan ini, dapat membuat oknum kades Darat tersebut tidak menyalahgunakan dana desa, karena DD harus dimanfaatkan sesuai fungsi penggunaan yang diatur oleh Undang-undang,” ungkapnya

Sementara Itu, Camat Pangkalan Lampam, Tasuhian Mika S.IP menanggapi permasalahan tersebut “masalah hutang piutang, pihaknya tidak terlalu ikut campur dalam permasalahan tersebut”.

“Urusan hutang piutang saya tidak ikut campur, sebenarnya Dedy dan oknum kades tersebut merupakan partner. Permasalahan hutang antara mereka berdua bukan hanya kali ini saja, namun sudah sering dan kelipatan untung dari pihak rentenir mungkin sudah 3 sampai 4 kali lebih secara uang beranak,” ungkap Camat Pangkalan Lampam saat diwawancarai wartawan Jumat (29/07/2022) pagi.

Menurut Camat Tasuhian, yang penting urusan proyek di desa nya itu selesai. tegasnya

“Untuk, masalah dia (oknum kades darat_red) tersebut menggunakan dana desa. Saya tidak tahu bukan urusan kita, yang penting kegiatan kades di desa tidak ada masalah itu saja,”

Sementara saat dikonfirmasi melalui via telpon maupun via SMS kepala desa Darat tidak mau angkat telpon maupun balas SMS dari media bahkan sampai berita ini tayang belum memdapat klarifikasi dari Pak Kades. (pani)

Komentar