oleh

Di Tahun 2021, ASKINDO Ciamis Harapkan Pemulihan Ekonomi Bagi Pelaku Jasa Konstruksi

CIAMIS | BBCOM | Jelang pergantian tahun
ASKINDO ( asosiasi kontraktor seluruh Indonesia), mengucapkan selamat tahun baru 2021, semoga menjadi tahun yang penuh keberkahan bagi semua umumnya dan khususnya bagi para pelaku jasa konstruksi.

Dimana, pada saat ini yaitu masa pandemi covid -19 yang tengah melanda Indonesia, khususnya di wilayah kabupaten Ciamis. Para pelaku usaha jasa konstruksi mengalami masa yang amat sangat sulit. Dalam berbagai sub bidang, para pengusaha konstruksi harus bisa bertahan demi kelangsungan usahanya di masa covid sekarang ini.

Keprihatinan ASKINDO, yaitu tidak sedikitnya biaya yang perlu di keluarkan, sangat lah memberatkan pelaku usaha demi kelangsungan perusahaan, seperti halnya gaji karyawan, juga registrasi perusahan yang tidak sedikit nilainya. Hal itu merupakan biaya yang tidak bisa dihindari, sedangkan kegiatan yang di peroleh, sangat tidak lah berimbang bahkan banyak pengusaha kecil yang tidak mendapatkan kegiatan sama sekali.

BACA JUGA  Dinas Pertanian dan TNI, Cetak Sawah Baru 30 Hektar di Desa Cicapar

Dalam hal ini ketua Askindo Kabupaten Ciamis, Kuswanto SH menganjurkan kepada segenap anggota asosiasi agar dapat giat mengikuti setiap informasi lelang yang ada di setiap intansi terkait,

“Dengan harapan pemkab Ciamis dapat memperhatikan pengusaha golongan kecil, karena aktifitas yang dilakukan bukan hanya ke untungan semata, namun akan berdampak kepada meratanya perekonomian masyarakat di wilayah kab ciamis,”

“Kami harap, kepada para dinas intansi terkait yang mempunyai anggaran penunjukan langsung. Agar bisa bekerja sama dengan para pengusaha klasifikasi golongan kecil,” tuturnya.

BACA JUGA  Agenda Rutin Yayasan Baitul Djunah Santunan Anak Yatim dan Duafa

“Kita berdoa semoga cepat selesainya wabah ini, yang mana telah melemahkan seluruh semua usaha khususnya bagi profesi yang kita bidangi yaitu usaha jasa kontruksi,” jelas Kuswanto.

Di tahun 2021, ia berharap agar bisa normal sebagai mana mestinya, seperti anggaran untuk pembangunan infrastruktur dapat di kucurkan ke berbagai daerah yang merupakan salah satu alat dalam peningkatan ekonomi rakyat yang di salurkan melalui proses anggaran infrastruktur itu sendiri.

Kuswanto menilai, bantuan secara langsung itu baik, akan tetapi pemerintah pusat maupun daerah juga harus lebih memperhatikan lagi nasib pelaku usaha lainnya, sehingga dapat menopang para usaha kecil dan menengah yang dirasa dapat membantu memulihkan taraf ekonominya. (G/Hendra)

Komentar