Demi Menjaga Keberlangsungan UHC, Pemkot Cirebon Siapkan Rp. 38.7 Miliar Untuk Program JKN

KOTA CIREBON | BBCOM – Pemerintah Kota Cirebon, mengalokasikan anggaran sebesar Rp38,7 miliar untuk membiayai iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk tahun anggaran 2026 bagi masyarakat di daerah tersebut.

Wali Kota Cirebon Effendi Edo, di Cirebon, mengatakan anggaran tersebut dialokasikan guna menjaga keberlanjutan Universal Health Coverage (UHC) serta memastikan seluruh warga Kota Cirebon, khususnya yang kurang mampu dan pekerja sektor informal tetap terlindungi dalam layanan kesehatan.

“Program JKN merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah, karena berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Edo mengatakan anggaran tersebut dialokasikan untuk membiayai iuran JKN bagi 77.412 penduduk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP).

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak terbebani biaya kesehatan dan tetap produktif,” katanya.

Menurutnya, hingga Desember 2025 kemarin, capaian UHC Kota Cirebon telah mencapai 100,46 persen atau mencakup lebih dari 358 ribu penduduk.

Meski demikian, Edo menegaskan capaian tersebut harus diimbangi dengan kualitas layanan kesehatan dan keaktifan kepesertaan masyarakat.

Ia menginstruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Kota Cirebon, agar memastikan data penerima bantuan iuran JKN akurat serta tepat sasaran.

Selain itu, kata dia, telah diatur pula jaminan kepesertaan JKN secara otomatis bagi bayi yang baru lahir dari peserta yang didaftarkan pemerintah daerah.

Kebijakan Pemkot Cirebon diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan sejak dini sekaligus meringankan beban keluarga.

“Selain dukungan anggaran, kami juga mendorong penyederhanaan layanan dengan memanfaatkan KTP elektronik atau Identitas Kependudukan Digital (IKD) saat mengakses fasilitas kesehatan,” tuturnya.

Kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Cirebon, wajib memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh peserta JKN tanpa diskriminasi.”tegasnya

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cirebon Adi Darmawan mengapresiasi langkah Pemkot Cirebon dalam menjaga tingkat keaktifan kepesertaan JKN yang mencapai 86,53 persen.

Ia mengatakan penyaluran dana JKN di Kota Cirebon telah melampaui Rp1 triliun dan turut memberikan dampak positif, terhadap perputaran ekonomi serta penguatan sektor kesehatan di daerah tersebut.

“Hal ini sebagai bagian dari kolaborasi dan pengembangan dari sektor program JKN yang bisa kita pengembangan bersama,” pungkas Adi.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *