oleh

Berkat Jamkesda Pemrov DKI, Aditia Pedagang Kerupuk Asal Pedamaran Lolos Biaya RSCM

JAKARTA | BBCOM | Sepengal kisah seorang pedagang asongan kerupuk kemplang asal kota tikar Pedamaran Kab Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan. Aditia Ananda namanya, dia adalah satu dari sekian ratus anak anak muda Pedamaran yang sedang mengadu nasib di kota besar DKI Jakarta.

Dengan tekad besar Aditia dan beberapa temannya datang kejakarta untuk berjualan kerupuk kempalng dengan berjalan kaki menyusuri gang-gang sempit serta jalan-jalan menawarkan dagangannya ke setiap orang yang mereka temui di perjalanan.

Hari itu tepatnya tanggal 19 Febuari 2022, Aditia Ananda menyusuri daerah Penjaringan, Jakarta Utara untuk menjajahkan dagangan kerupuk. Sialnya sore itu Aditia bertemu segerombolan orang yang memalaknya, lalu uang dan kerupuk dagangannya diambil. Merasa di palak akhirya Aditia melakukan perlawanan kepada segerombolan orang yang memalaknya tadi, karna jumlah yang tidak seimbang yaitu 1 melawan 5, akhirnya Aditia si pejual kerupuk roboh bersimbah darah terkena sabetan celurit di perut. Melihat ada pedagang kerupuk roboh bersimbang darah, para pemalakpun kabur melarikan diri entah kemana rimbahnya.

Beberapa jam kemudian barulah Aditia dapat pertolonagan dari teman teman ojol dan warga sekitar lokasi kejadian, dengan bantuan para ojol dan warga akhirnya Aditia di bawa ke rumah sakit Atma Jaya. Beberapa jam kemudian barulah Aditia dipindahkan ke Rumah Sakit Ciipto Mangunkusumo (RSCM) tepatnya tanggal 19 Febuari 2022, jam 23.50 tiba di RSCM, Aditia langsung mendapat pertolongan dari tim Dokter RSCM dan segera dilakukan tindakan operasi, selesai operasi Aditia dipindahkan ke ruang rawat inap.

Ternyata beberapa hari kemudian, kami selaku teman sekampung dari Aditia baru mengetahui kalau pasien tersebut masuk lewat jaminan umum, dan administrasi memberikan rincian biaya ke kami dengan total Rp 48 juta lebih.

Kami merupakan teman sekampung dari korban tidak dapat membayar tagihan tersebut, sangat amat terbantu dari berubahnya jaminan status yang semula umum menjadi Jamkesda, perubahan status jaminan tadi dapat terlaksana berkat bantuan pihak RSCM.

Maka dari itu kami sangat sangat berterima kasih kepada pihak RSCM karena sudah memberikan pelayanan serta tindakan terbaik kepada korban dan program Jamkesda Pemprov DKI Jakarta, karna sudah membiayai pengobatan gratis dari korban yang merupakan teman kami. Terlebih kami adalah pedagang asongan yang tidak mempunyai cukup biaya untuk membayar tagihan tersebut jika masih kedalam jaminan umum.

Kami sangat berterima kasih atas  program Jamkesda Pemprov DKI Jakarta karena sudah memberikan bantuan kepada kami dan kebaikan serta akan terus berbekas kedalam ingatan kami. (***)

Komentar